Nusatime.com, KARANGANYAR — Ajang Karanganyar Mencari Bakat (KMB) 2026 sukses menjadi panggung adu talenta masyarakat Karanganyar. Sebanyak 675 peserta dari berbagai usia ambil bagian dalam ajang yang digagas DPD KNPI Kabupaten Karanganyar tersebut.
Rangkaian kompetisi yang berlangsung selama sebulan di lima wilayah Kabupaten Karanganyar itu ditutup melalui Grand Final dan Awarding Night di De’ Tasikmadoe Heritage, Karanganyar, Sabtu (8/8/2026) malam.
Mengusung tema “Pemuda Mau, Pemuda Bisa”, KMB 2026 mempertandingkan tiga kategori, yakni Solo Vokal, Tari dan Koreografi, serta Kelompok Musik (Band). Peserta tidak hanya berasal dari kalangan anak muda. Ajang tersebut diikuti peserta lintas generasi, mulai anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang lansia.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, mengapresiasi antusiasme masyarakat sekaligus kerja keras DPD KNPI Karanganyar dalam menggelar KMB 2026. Menurut Rober, keberhasilan KMB tidak cukup diukur dari banyaknya peserta maupun meriahnya kompetisi.
Pemerintah daerah juga ingin memastikan para talenta yang muncul mendapat ruang untuk terus tampil dan berkembang. “Para finalis dari Grand Final ini nantinya akan kami undang untuk tampil pada Malam Tirakatan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar,” kata Rober.
Para finalis juga dijadwalkan berkolaborasi dengan grup teater SMA Negeri 1 Karanganyar dalam pertunjukan teater sejarah. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi ruang baru bagi peserta untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menggelorakan semangat nasionalisme.
Perwakilan DPD KNPI Jawa Tengah, Nur Ikhsan Saputra, turut memberikan apresiasi. Dia menilai KMB 2026 menjadi bukti pemuda Karanganyar mampu menghadirkan kegiatan kreatif yang diwujudkan dalam aksi nyata. “Kami sangat bangga. Kegiatan ini membuktikan pemuda Karanganyar hebat dalam aksi nyata, bukan hanya gagasan,” katanya.
Daftar Juara
Nur Ikhsan mengatakan kegiatan seperti KMB penting sebagai wadah penempaan generasi muda. Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat semangat Sumpah Pemuda serta nilai persatuan.
Ketua Panitia KMB 2026 sekaligus Ketua Bidang DPD KNPI Karanganyar, Panji Putra Ariyanto, mengatakan KMB dirancang tidak hanya sebagai kompetisi seni. Menurutnya, kegiatan yang digelar di lima wilayah tersebut turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Kehadiran penonton di setiap lokasi acara ikut menggerakkan usaha para pedagang UMKM. “Ajang ini bukan sekadar kompetisi seni, tetapi juga memberi ruang senyum bagi para pedagang UMKM yang dagangannya laris diserbu penonton di setiap lokasi acara,” ujarnya.
Dia mengatakan kesuksesan KMB 2026 diharapkan menjadi awal bagi lahirnya lebih banyak panggung kreativitas bagi masyarakat sekaligus talenta lokal Karanganyar. Setelah melalui rangkaian audisi hingga Grand Final, panitia menetapkan para juara di tiga kategori.
Pada kategori Solo Vokal, Kinaryosih Cahyanung Anganthi meraih Juara I. Disusul La Vidi Villasella yang meraih juara II, sedangkan Kanzha Azzahra Saumi meraih Juara III.
Kategori Tari & Koreografi dimenangi Sekar Kencana Dance. SSKL Production berada di posisi kedua, disusul Sanggar Karsa Adiluhung Seni sebagai Juara III.
Sementara itu, kategori Kelompok Musik (Band) menempatkan Celio sebagai Juara I. GRK Band menjadi Juara II dan Brankas meraih Juara III.
Dengan berakhirnya Grand Final, KMB 2026 bukan menjadi akhir perjalanan para talenta tersebut. Panggung berikutnya telah menanti: Malam Tirakatan HUT Ke-81 RI dan pertunjukan teater sejarah di Karanganyar.

Leave a Reply