Arab Saudi Usir Lima Staf Kedutaan Iran, Diberi Waktu 24 Jam

Arab Saudi Usir Lima Staf Kedutaan Iran, Diberi Waktu 24 Jam
Bendera Arab Saudi. (Istimewa)

Nusatime.com, DOHA — Pemerintah Arab Saudi menyatakan lima pegawai Kedutaan Besar Iran di Riyadh sebagai persona non grata atau individu yang tidak diinginkan. Kelima staf diplomatik tersebut diperintahkan meninggalkan wilayah Arab Saudi dalam waktu 24 jam.

Keputusan tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi melalui pernyataan resmi yang dirilis Sabtu (21/3/2026). Lima orang yang diusir terdiri dari atase militer Iran, asistennya, serta tiga staf misi diplomatik lainnya.

“Kerajaan Arab Saudi telah memberitahukan atase militer Iran, asistennya, serta tiga pegawai misi diplomatik lainnya untuk meninggalkan wilayah kerajaan dalam waktu 24 jam dan menyatakan mereka sebagai persona non grata,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Langkah tersebut diambil setelah terjadinya serangan terhadap wilayah Arab Saudi yang dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Sebelumnya, Qatar juga mengambil langkah serupa dengan mengusir pegawai kantor atase militer Iran dengan alasan melanggar prinsip hubungan bertetangga yang baik.

Ketegangan kawasan meningkat sejak 28 Februari 2026 ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan ke ibu kota Iran, Teheran, serta sejumlah kota lainnya.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer senior serta ribuan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah sebagai bentuk respons atas serangan tersebut.

Leave a Reply