Nusatime.com, ISTANBUL — Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), Scott Bessent, mengatakan Washington dan Teheran berpeluang mencapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz serta memulihkan kebebasan pelayaran bagi kapal-kapal komersial.
Menurut Bessent, kesepakatan tersebut berpotensi tercapai pada Selasa atau Rabu (5/8/2026) waktu setempat.
“Kami sedang melakukan pembicaraan dengan pihak Iran. Ada kemungkinan kami dapat mencapai kesepakatan hari ini atau besok (Rabu) untuk membuka Selat Hormuz dan bergerak menuju situasi yang lebih normal dalam konflik ini,” kata Bessent kepada CNBC pada Selasa (4/8/2026).
Ia menjelaskan kesepakatan tersebut akan menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz, termasuk terkait pengaturan pelayaran di jalur strategis tersebut.
“Itu akan menjadi kebebasan navigasi. Meskipun situasi di sana masih agak genting dalam beberapa hari terakhir, kami melihat cukup banyak kapal yang keluar bahkan hingga saat ini,” kata Bessent.
Iran Bantah Sudah Ada Kesepakatan
Sebelumnya, Amerika Serikat meminta Iran memberikan jaminan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Sementara itu, Iran menegaskan pelayaran di perairan lepas pantainya harus berada di bawah pengawasan otoritas setempat.
Pada Sabtu (1/8/2026), Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah muncul upaya mediasi di kawasan.
Namun, pejabat Iran membantah klaim tersebut. Mereka juga menepis laporan yang menyebut telah tercapai kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu

Leave a Reply