Awan Panas Merapi Meluncur 2 Km, BPPTKG Minta Warga Jauhi Zona Bahaya

Awan Panas Merapi Meluncur 2 Km, BPPTKG Minta Warga Jauhi Zona Bahaya
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (10/7/2026) pagi dengan jarak luncur sekitar 2 kilometer menuju hulu Kali Sat dan Kali Putih. (Istimewa/Badan Geologi)

Nusatime.com, JOGJA — Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (10/7/2026) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan bencana karena potensi awan panas dan guguran lava masih tinggi.

Dilansir Harian Jogja, berdasarkan informasi resmi BPPTKG, awan panas guguran terjadi pada pukul 08.31 WIB dengan jarak luncur sekitar 2.000 meter atau 2 kilometer ke arah barat daya, tepatnya menuju hulu Kali Sat dan Kali Putih.

Awan panas tersebut terekam memiliki amplitudo maksimum 34,08 milimeter dengan durasi 137,4 detik.

Hingga kini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). Status tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik Merapi masih tinggi sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

BPPTKG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di daerah yang berpotensi terdampak bahaya, khususnya di sektor selatan-barat daya yang meliputi alur sungai berhulu di Gunung Merapi, seperti Kali Sat, Kali Putih, dan kawasan sekitarnya. Wilayah tersebut berpotensi dilalui awan panas guguran, guguran lava, maupun aliran lahar apabila terjadi hujan.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta selalu mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui informasi resmi BPPTKG dan Badan Geologi.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivitas Gunung Merapi masih didominasi guguran lava dan sesekali awan panas guguran. Aktivitas tersebut dipengaruhi dinamika kubah lava yang terus tumbuh dan sewaktu-waktu dapat runtuh sehingga memicu luncuran material pijar maupun awan panas.

Para ahli vulkanologi menegaskan bahwa meskipun belum terjadi erupsi besar, potensi bahaya masih tetap ada. Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap tenang, waspada, dan mematuhi seluruh rekomendasi dari BPPTKG demi keselamatan bersama.

Berita ini telah ditayangkan di Harian Jogja dengan judul “Awan Panas Merapi Meluncur 2 Km Pagi Ini, BPPTKG: Jauhi Zona Bahaya”

Leave a Reply