Bus Tabrak Truk Manisan Mangga di Tol Semarang-Solo, Muatan Ambyar Bikin Macet

Bus Tabrak Truk Manisan Mangga di Tol Semarang-Solo, Muatan Ambyar Bikin Macet
Kondisi truk yang terlibat kecelakaan di Jalan Tol Semarang-Solo KM 431.600 jalur B, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (11/10/2026) sore. (Istimewa)

Nusatime.com, SEMARANG — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tol Semarang-Solo KM 431.600 jalur B, tepatnya di wilayah Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (11/10/2026) sore sekitar pukul 15.50 WIB. Sebuah bus Mercedes-Benz menyeruduk truk Mitsubishi bermuatan manisan mangga. Akibat benturan keras tersebut, muatan manisan mangga yang diangkut truk langsung ambyar dan berceceran di tengah jalan tol.

Tak hanya itu, insiden ini sempat memicu kemacetan panjang di ruas tol dari arah Bawen menuju ke Kota Semarang.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Raymond Daniel Titaheluw, mengungkapkan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah bus Mercedes-Benz berpelat nomor E 7659 KC dan truk Mitsubishi berpelat nomor K 8453 LS.

Bus tersebut dikemudikan oleh Sigit Prasetyo Rusadi, 25, warga asal Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan truk Mitsubishi disopiri oleh Nova Arif Setiawan, 30, warga Kabupaten Batang.

AKP Raymond menjelaskan, peristiwa bermula ketika kedua kendaraan melaju searah dari Bawen menuju Semarang. Sesampainya di lokasi kejadian, Bus Mercedes-Benz yang melaju di belakang tiba-tiba menabrak truk yang ada di depannya. 

“Jarak kedua kendaraan yang sudah dekat membuat pengemudi bus tidak dapat menghindar lagi, sehingga terjadi tabrakan,” kata Raymond saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Benturan itu membuat kaca depan bus retak parah. Sementara truk yang dihantam dari belakang mengalami kerusakan hingga membuat muatan manisan mangganya tumpah ke aspal. Beruntung, meski benturan terbilang keras, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

“Kami pastikan tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka, baik luka berat atau ringan. Nihil,” tegas Kasat Lantas.

Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian material akibat kerusakan armada dan muatan yang tumpah diperkirakan sekitar Rp5 juta. Selain itu, akibat kecelakaan ini sempat membuat arus lalulintas mengalami kemacetan karena terhalang oleh badan kendaraan dan ceceran mangga. Petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan membersihkan jalur.

Setelah proses evakuasi bus dan truk rampung, arus lalu lintas di jalur B kembali lancar. “Saat ini, kondisi lalu lintas sudah kembali lancar dan normal,” tandas AKP Raymond.

Leave a Reply