Desa Kekeringan di Klaten Bertambah, Dropping Air Bersih Terus Berjalan

Desa Kekeringan di Klaten Bertambah, Dropping Air Bersih Terus Berjalan
Kodim Klaten menyalurkan bantuan air bersih ke warga Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Selasa (29/9/2026). (Istimewa/Penerangan Kodim Klaten)

Nusatime.com, KLATEN – Desa terdampak kekeringan di Kabupaten Klaten terus bertambah. Hingga kini, penyaluran bantuan air bersih masih terus bergulir ditambah dukungan dari berbagai pihak.

Berdasarkan data yang dihimpun di BPBD Klaten, bantuan air bersih menyasar ke 13 desa yang berada di lima kecamatan yang mengalami kekeringan hingga 1 Oktober 2026.

Daerah kekeringan berada di Kecamatan Kemalang meliputi Desa Sidorejo, Tegalmulyo, Tlogowatu dan Kendalsari. Kecamatan Cawas berada di Desa Bawak dan Burikan. Kecamatan Jatinom di Desa Bandungan, Kecamatan Wedi di Desa Kaligayam serta Kecamatan Bayat yang tersebar di Desa Wiro, Jotangan, Krikilan, Dukuh dan Krakitan.

Total bantuan air bersih yang didistribusikan sebanyak 1.022 tangki atau 5,1 juta liter sejak 15 Juni 2026. Penerima manfaat sebanyak 5.006 keluarga atau 16.710 jiwa.

Selain dari APBD, bantuan air bersih yang didistribusikan berasal dari dukungan pihak lain. Di antaranya BBWS Bengawan Solo, NGO Tanah Air Lestari, Polresta Klaten, Tempo Scan, karyawan BPBD Klaten, kolaborasi Polresta dan PSHT Trucuk, Komunitas Scooter Klaten dan Bidpropam Polda Jateng.

Alhasil total bantuan yang disalurkan melalui APBD maupun bantuan dari berbagai pihak sebanyak 1.067 tangki atau 5,3 juta liter.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, menjelaskan bantuan air bersih masih terus berjalan. Meski sejumlah daerah di Klaten selama beberapa waktu terakhir sempat turun hujan, Syahruna menjelaskan hingga saat ini masih berada di puncak kemarau.

“Kondisi kemarau tahun ini hampir sama di 2023. Sampai saat ini dropping air bersih masih terus berlangsung. Termasuk dari CSR sudah banyak yang membantu,” ungkap Syahruna saat dihubungi Espos, Kamis (1/10/2026).

Syahruna menjelaskan intensitas dropping air bersih bakal ditambah setelah program melalui APBD perubahan mulai berjalan. Pada APBD perubahan, ada tambahan alokasi anggaran untuk dropping air bersih yang cukup guna persediaan 330 tangki.

“Sehingga total ada 1.330 tangki untuk alokasi untuk bantuan air bersih,” jelas Syahruna.

Sementara itu, Kodim 0723/Klaten melaksanakan kegiatan TNI AD Manunggal Air Bersih di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten Selasa (29/9/26). Tegalmulyo menjadi salah satu desa di Klaten yang saat ini mengalami krisis air bersih.

Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto mengatakan kegiatan TNI AD Manunggal Air Bersih merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat sekaligus implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dandim menegaskan bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

“Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan seluruh komponen masyarakat untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan warga. Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus kita jaga,” kata Dandim berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Espos.

Leave a Reply