Dilantik di Solo, Pengurus Pusat IDEABI Siap Kawal Karier Dosen Rumpun Ekonomi

Dilantik di Solo, Pengurus Pusat IDEABI Siap Kawal Karier Dosen Rumpun Ekonomi
Pelantikan jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Dosen Ekonomi Akuntansi Bisnis Indonesia (IDEABI) masa bakti 2026-2031 di Genio Syariah Hotel, Kota Solo, Rabu (29/4/2026). (Istimewa)

Nusatime.com, SOLO — Ikatan Dosen Ekonomi Akuntansi Bisnis Indonesia (IDEABI) resmi mengukuhkan jajaran Dewan Pengurus Pusat (DPP) masa bakti 2026-2031 di Genio Syariah Hotel, Kota Solo, Rabu (29/4/2026).

Ketua Umum IDEABI 2026-2031, Dr Edy Supriyono, menegaskan organisasi ini hadir sebagai solusi bagi dosen dan mahasiswa, khususnya di rumpun ilmu ekonomi, akuntansi, dan bisnis, dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kami ingin memastikan tidak ada dosen yang terhambat kariernya. Melalui program visiting professor dan pertukaran mahasiswa lintas benua, IDEABI akan menjadi jembatan agar karya intelektual dosen maupun mahasiswa Indonesia diakui di dunia internasional,” tegas Edy melalui keterangan tertulis yang diterima Espos, Rabu.

Untuk mewujudkan visi tersebut, IDEABI telah merancang sederet program kerja strategis. Program tersebut meliputi penguatan akademik lewat seminar nasional dan internasional, kolaborasi riset, serta pengabdian masyarakat guna menguatkan ekonomi rakyat.

Di samping itu, IDEABI memberikan pendampingan intensif bagi para dosen lintas program studi untuk mempercepat kenaikan jabatan fungsional hingga meraih gelar Guru Besar (Profesor), sekaligus mendampingi perguruan tinggi agar mampu bersaing secara global.

Dalam kepengurusan periode ini, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama ITB AAS Indonesia, Dr Budiyono, resmi mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) IDEABI. Sejalan dengan pelantikan ini, kampus ITB AAS Indonesia juga ditetapkan sebagai Kantor Sekretariat Pusat DPP IDEABI.

Perluas Jejaring Global

Budiyono menyatakan fokus utamanya selama lima tahun ke depan adalah memastikan efektivitas program kerja, terutama dalam memperluas jejaring global yang mencakup tiga benua, yakni Asia, Eropa, dan Afrika.

“Sebagai Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, saya memosisikan IDEABI sebagai jembatan emas bagi para akademisi. Setelah sukses melaksanakan visiting lecturer dan konferensi internasional dengan universitas di Thailand, agenda terdekat berikutnya adalah memperluas kemitraan strategis serupa dengan universitas-universitas di Korea Selatan,” urai Budiyono.

Menurutnya, penunjukan ITB AAS Indonesia sebagai pusat kesekretariatan dinilai sangat selaras dengan visi IDEABI yang didukung oleh 26 bidang kerja strategis, termasuk pengembangan Teknologi Informasi, Artificial Intelligence (AI), dan digital.

Acara pelantikan yang dipimpin Ketua Panitia, Prof Dr Izza Mafruhah dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini turut dihadiri sederet tokoh penting tingkat nasional.

Susunan Dewan Pembina IDEABI diisi oleh Ketua Komisi X DPR, Ir Hetifah Syaifudian, PhD, bersama Guru Besar UNS, Prof Dr Hj Rahmawati. Sementara itu, Menteri Koperasi dan UMKM, Dr Ferry Juliantono, menduduki posisi di Dewan Kehormatan.

Leave a Reply