DPR: Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu Tanpa Tes Mulai 2027

DPR: Guru PPPK Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu Tanpa Tes Mulai 2027
ilustrasi guru sedang mengajar di kelas. (Freepik.com)

Nusatime.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani mengatakan pengangkatan guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu dilakukan tanpa tes.

Lalu mengatakan pengangkatan tersebut dilakukan mulai Januari 2027 hingga 2029. Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/9/2026).

“Ini barusan kami bahas di dalam dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bahwa tegas, kesepakatan pemerintah dengan DPR, pengalihan paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu itu tanpa tes,” ucapnya, mengutip Antara, Senin.

Menurut dia, sekitar 240.000 guru PPPK paruh waktu akan diangkat secara otomatis menjadi PPPK penuh waktu mulai awal tahun depan. Anggaran yang disepakati untuk pengangkatan tersebut disebut mencapai Rp23 triliun.

Adapun pengangkatan dengan tes diberlakukan bagi guru PPPK penuh waktu yang ingin menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Pernyataan Pemerintah Sebelumnya

Pernyataan Lalu disampaikan untuk meluruskan informasi mengenai pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu yang disebut dilakukan melalui tes.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan pemerintah terus memperkuat penataan status PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu, demi memberikan ketenangan bagi para pegawai, terutama guru.

Dalam Rapat Koordinasi Status PPPK dan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi pada Kamis (17/9/2026), pemerintah menampung aspirasi agar PPPK paruh waktu dapat beralih menjadi penuh waktu, sedangkan PPPK penuh waktu memiliki kesempatan menjadi PNS.

Mendagri menyebut terdapat lebih dari 172.000 guru yang masuk dalam pembahasan. Mereka nantinya diupayakan mengikuti tes sebagai bagian dari proses penataan status kepegawaian.

“Tadi kesimpulannya akan diupayakan mereka untuk ikut semacam ada tes dan kemudian nanti dijadikan pegawainya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kalau lulus,” ujarnya.

Leave a Reply