Nusatime.com, SOLO — Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) tidak pernah berhenti menyediakan fasilitas dan panggung bagi para mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkreasi.
Kali ini UIN Surakarta memfasilitasi hal itu dengan menggelar Pekan Inkubasi Bisnis Mahasiswa (PIBMA) dan Grand Opening Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fair 2026. Kegiatan yang digelar bersamaan ini diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) pada Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus dan juga perwakilan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta. Dari unsur pimpinan UIN Surakarta, hadir Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR II), Dr. Raden Lukman Fauroni, dan Dekan FEBI, Prof. M. Rahmawan Arifin.

Selain itu, hadir juga perwakilan dari Pemkot Surakarta, yaitu Konsultan Pendamping Bidang Kelembagaan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kota Surakarta, Bagus Aji Pratama, S.Pd.
WR II selaku wakil dari UIN Surakarta memberikan sambutan untuk membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, Dr. Lukman menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara PIBMA dan Ormawa Fair 2026 ini.
Selain itu, ia berharap kegiatan ini mampu berjalan dengan lancar dan menjadi ajang belajar bagi seluruh mahasiswa yang hadir, khususnya mahasiswa FEBI.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini. Semoga acara ini berjalan dengan lancar dan menjadi ajang belajar bagi seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa FEBI,” ujarnya. (NA)
Selain itu, ia berharap agar PIBMA bisa menjadi tempat mahasiswa untuk mengembangkan bisnis sehingga UIN Surakarta bisa menghasilkan calon-calon wirausahawan pada masa depan.
“PIBMA 2026 ini semoga bisa menjadi ajang untuk mengembangkan bisnis, menjadi laboratorium kecil yang bisa melahirkan banyak wirausahawan muda UIN Surakarta pada masa depan,” imbuhnya.
Acara ini tidak hanya diwarnai dengan peresmian simbolis oleh jajaran pimpinan UIN Surakarta, tetapi juga diisi dengan berbagai penampilan kreativitas dari para mahasiswa. Ada dua tari tradisional yang dipertunjukkan, yaitu Tari Gugur Gunung dan Tari Lenggang Nyai.
Selain itu, ada juga pembacaan puisi berjudul Gugur karya WS Rendra oleh salah satu mahasiswa. Para mahasiswa juga dipersilakan untuk membuka stan bisnis sebagai salah satu praktik berbisnis dalam PIBMA 2026. (NA)

Leave a Reply