Nusatime.com, SOLO – Program studi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) meraih predikat akreditasi unggul berdasarkan SK Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi Nomor 6602/SK/BAN-PT/AK/S/V/2026 tertanggal 18 Mei 2026.
Capaian ini menjadi kado terindah untuk program studi yang baru saja merayakan hari jadinya yang ke-10 tahun. Program studi yang didirikan pada 11 April 2016 ini memiliki visi “unggul dalam pengembangan ilmu tasawuf dan psikoterapi yang terintegrasi dengan kearifan lokal di level Asia Tenggara tahun 2034”.
“Kami bersyukur atas capaian predikat unggul ini. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras tim akreditasi, dosen, mahasiswa, alumni, karyawan, stekholder, serta berbagai pihak yang selama ini memberikan kontribusi nyata sehingga kami mengucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami juga berterima kasih kepada pihak fakultas dan universitas yang memberikan dukungan penuh kepada kami. Predikat unggul ini mencerminkan bahwa kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kami laksanakan dianggap berkualitas dan mampu bersaing,” ucap Ketua Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi, Lintang Seira Putri dalam siaran pers.
Dia melanjutkan, predikat unggul ini juga menjadi bukti kualitas layanan yang telah memenuhi standar minimal dan sebagai bentuk pertanggungjawaban program studi kepada masyarakat. Oleh karena itu, Lintang mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk menyekolahkan putra-putrinya di program studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta. Program studi ini berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Program studi Tasawuf dan Psikoterapi juga berkomitmen untuk terus mengembangkan metode penyembuhan dengan menggunakan pendekatan integratif (perpaduan antara ilmu kesehatan modern, klasik, psikologi, dan spiritualitas) serta holistik untuk diajarkan kepada para mahasiswa sehingga menghasilkan mahasiswa yang terampil. Komitmen ini sebagai upaya mendukung tercapainya kesehatan mental dan spiritual masyarakat, khususnya di Surakarta dan umumnya di Indonesia.
“Komitmen ini juga dibuktikan dengan pengadaan bakti sosial penyembuhan masal dan cek kesehatan yang dilaksanakan beberapa kali oleh program studi dan himpunan mahasiswa program studi,” pungkas Ayatullah Kutub Hardew, sekretaris program studi Tasawuf dan Psikoterapi UIN Raden Mas Said Surakarta.(NA)

Leave a Reply