Garudayaksa Juara Liga 2 2026 usai Kalahkan PSS Lewat Adu Penalti

Garudayaksa Juara Liga 2 2026 usai Kalahkan PSS Lewat Adu Penalti
Garudayaksa juara Liga 2 atau Pengadaian Championship 2025/2026. (Instagram/liga2match)

Nusatime.com, SLEMAN — Garudayaksa FC mengukir sejarah dengan menjuarai Liga 2 atau Pengadaian Championship 2025/2026 usai mengalahkan PSS Sleman lewat drama adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 2-2 pada final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5/2026) malam.

Partai puncak kasta kedua sepak bola Indonesia berlangsung dramatis sejak menit awal. Garudayaksa sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lebih dulu pada babak pertama.

Gol pembuka dicetak Alfin Kelilauw pada menit ke-23 sebelum Everton Nascimento menggandakan keunggulan melalui titik penalti pada menit ke-35.

Namun, Super Elja menunjukkan mental pantang menyerah di babak kedua. Gustavo Tocantins tampil sebagai pembeda lewat dua gol yang memaksa pertandingan dilanjutkan hingga extra time.

Penyerang asal Brasil itu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-65 sebelum mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time menit 90+2.

Dua Gol “Kembar” Gustavo Tocantins

Penampilan Tocantins menjadi sorotan utama di final Pengadaian Championship 2025/2026. Dua gol yang dicetaknya lahir dari pola hampir identik di sisi kiri kotak penalti Garudayaksa dengan arah tembakan menuju sudut kanan gawang lawan.

Gol pertama lahir lewat kaki kanan, sedangkan gol kedua dicetak menggunakan kaki kiri. Meski berbeda kaki, pola penyelesaiannya nyaris sama.

Tocantins bahkan sempat mencetak gol ketiga pada menit ke-76. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena offside.

Ketajaman eks pemain Corinthians Brasil itu membuat lini belakang Garudayaksa kerepotan sepanjang babak kedua. Pergerakan dan insting golnya menjadi motor kebangkitan PSS Sleman.

Meski demikian, hingga babak tambahan waktu berakhir, skor tetap 2-2 sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Yoewanto Beny Jadi Pahlawan Garudayaksa

Pada babak adu penalti, Garudayaksa tampil lebih tenang. Dari empat algojo yang maju, hanya Everton Nascimento yang gagal menjalankan tugasnya.

Sementara di kubu PSS Sleman, dua eksekutor gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis kiper Yoewanto Beny.

Dua pemain PSS yang gagal dalam adu penalti adalah Kevin Gomes dan Gustavo Tocantins.

Kemenangan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Garudayaksa. Klub berjuluk Spirit of Garuda tersebut baru pertama kali tampil di Liga 2 setelah mengakuisisi PSKC Ciamis pada 2025.

Tak hanya menjadi juara, Garudayaksa juga memastikan promosi ke Liga 1 atau Super League musim depan bersama PSS Sleman dan Adhyaksa FC.

Adhyaksa FC meraih tiket promosi terakhir setelah mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 1-0 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026).

Leave a Reply