Nusatime.com, SLEMAN – PSS Sleman dipastikan tidak turun dengan kekuatan terbaiknya untuk laga pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Super Elang Jawa akan dijamu Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3) malam.
Pada laga tandang krusial tersebut, PSS dipastikan tanpa striker asal Brasil, Gustavo Tocantins. Penyerang bernomor punggung 11 itu harus absen akibat akumulasi kartu kuning.
Tocantins menerima kartu kuning saat menghadapi PSIS Semarang, Kendal Tornado FC, dan Persipura Jayapura. Hingga pekan ke-20, ia telah mencetak 15 gol bagi tim yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo tersebut.
Kolektivitas Tim Jadi Andalan
Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, tetap tenang menyikapi absennya sang striker. Ia memastikan hanya Tocantins yang tidak bisa tampil pada pertandingan lawan Persela.
“Iya, Tocantins akumulasi kartu kuning. Dipastikan hanya dia yang absen untuk pertandingan lawan Persela,” kata Ansyari dikutip dari laman ileague.id, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, absennya pemain kunci merupakan hal lumrah sehingga tim pelatih telah menyiapkan alternatif.
“Secara komposisi ada beberapa pemain di posisi situ. Jadi kita tetap optimistis kepada pemain yang akan menggantikan peran Tocantins pada pertandingan lawan Persela,” imbuhnya.
Kolektivitas permainan PSS dinilai telah teruji. Tim mampu meraih kemenangan atas Persiku Kudus serta terhindar dari kekalahan saat laga tandang kontra PS Barito Putera dan Deltras FC.
Secara kolektif, PSS terus mematangkan organisasi permainan, khususnya dalam transisi menyerang dan penyelesaian akhir. Fokus latihan diarahkan untuk meningkatkan efektivitas lini depan agar ketergantungan pada satu pemain dapat diminimalkan.
Saat ini, PSS memuncaki klasemen Grup 2 Pegadaian Championship dengan 42 poin dari 20 pertandingan, unggul dua angka atas Persipura Jayapura di posisi kedua. Hanya juara grup yang dipastikan promosi ke Liga 1 musim depan, sedangkan runner-up masih harus melalui babak playoff.
Leave a Reply