Nusatime.com, PROBOLINGGO — PT Jasa Marga meresmikan operasional Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Simpang Susun (SS) Kraksaan-SS Paiton pada Rabu (30/9/2026). Masyarakat bisa mencoba jalan tol tersebut secara gratis selama 14 hari ke depan.
Pengoperasian ruas tol sepanjang 23,515 kilometer tersebut dimulai pukul 10.00 WIB setelah dinyatakan memenuhi persyaratan melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).
Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivam Achmad Purwantono, mengatakan masa sosialisasi operasional Tol Prosiwangi berlangsung selama 14 hari. Dia berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk mencoba langsung ruas Tol Prosiwangi, khususnya akses Gending-SS Krakasaan-SS Paiton.
Ruas Gending–SS Kraksaan–SS Paiton terdiri atas Seksi 1 Gending–SS Kraksaan dan Seksi 2 SS Kraksaan–SS Paiton dengan dua gerbang tol, yakni Gerbang Tol Kraksaan dan Gerbang Tol Paiton.
Selama 14 hari pertama pengoperasian, masyarakat dapat melintas tanpa dikenakan tarif dan masa tersebut menjadi periode sosialisasi agar pengguna jalan mengenal akses, jalur, fasilitas hingga sistem transaksi di ruas tol.
Meski masih gratis, pengguna jalan tetap diwajibkan melakukan tapping kartu uang elektronik saat melintas di gerbang tol.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan tasyakuran sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Tol Prosiwangi, khususnya dari Gending, SS Kraksaan dan SS Paiton sudah mulai dapat digunakan,” katanya yang dikutip dari Antara.
Rivan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat yang telah memberikan dukungan sejak tahap persiapan pembangunan hingga pengoperasian tol.
“Untuk pemberlakuan tarif, pihaknya masih menunggu penetapan dari Kementerian Pekerjaan Umum,” katanya.
Selain Seksi 1 dan 2, pembangunan Prosiwangi juga berlanjut hingga Besuki. Seksi 3 saat ini telah memasuki tahap uji laik fungsi dan secara konstruksi telah mencapai 100 persen. Jasa Marga berharap izin pengoperasian dapat diperoleh pada November atau Desember 2026, bahkan lebih cepat.
“Kalau sudah tersambung sampai Besuki, panjang ruas yang dapat dinikmati masyarakat sekitar 49,5 kilometer. Saat ini kami terus mempersiapkan fasilitas pendukung, termasuk rest area yang masih bersifat fungsional,” katanya.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan, pengoperasian Tol Gending–SS Kraksaan–SS Paiton merupakan momentum yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Kementerian PU dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan ruas tersebut,” katanya.
Menurut dia, jalan itu bukan hanya sekadar jalan tol, tetapi juga jalan menuju kemakmuran masyarakat Probolinggo.
“Insya Allah keberadaannya akan memberikan dampak besar terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sektor wisata di Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Leave a Reply