Libur Lebaran, Keraton Solo Dipadati Wisatawan dan Grebeg Syawal

Libur Lebaran, Keraton Solo Dipadati Wisatawan dan Grebeg Syawal
Sejumlah wisatawan berkunjung di kawasan Keraton Solo, Sabtu (22/3/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Nusatime.com, SOLO — Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan selama libur Lebaran 2026. Kawasan Kori Kamandungan atau gerbang depan kompleks Keraton Solo dipadati pengunjung pada Minggu (22/3/2026).

Sebagian besar wisatawan datang bersama keluarga, meski ada pula kalangan anak muda yang berkunjung. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk berfoto dengan prajurit Keraton yang berjaga di kawasan tersebut.

Sejumlah prajurit terlihat bergantian melayani wisatawan yang ingin berfoto. Di sekitar lokasi, beberapa juru foto juga menawarkan jasa dokumentasi kepada para pengunjung.

Pada hari yang sama, Keraton Solo juga menggelar tradisi Hajad Dalem Garebeg Pasa Tahun Dal 1959. Dalam tradisi tersebut, gunungan berisi hasil bumi diarak oleh abdi dalem kemudian dibagikan kepada masyarakat dan wisatawan di Masjid Agung serta di depan Kori Kamandungan.

Selain mengikuti tradisi Grebeg Syawal, wisatawan juga dapat mengunjungi berbagai destinasi di sekitar Keraton seperti Kampung Wisata Baluwarti, Masjid Agung, Pasar Klewer, Kampung Batik Kauman, hingga Pasar Gede Solo. Pengunjung juga dapat menggunakan jasa becak atau andong untuk berkeliling kawasan tersebut.

Salah seorang wisatawan, Annisa (38), mengaku sengaja mengunjungi Keraton Solo sebelum kembali ke Bogor setelah mudik Lebaran.

Ia datang bersama anak-anaknya untuk mengenalkan budaya Keraton kepada keluarga.

“Ini baru pertama kali, biar memperkenalkan budaya saja ke anak-anak,” ujarnya kepada Espos.

Annisa mengaku sebelumnya sempat kecewa karena Museum Keraton Solo tutup saat ia berkunjung pada Sabtu (21/3/2026). Ia kemudian mengetahui adanya tradisi Grebeg Syawal sehingga kembali datang ke Keraton pada Minggu.

Sementara itu, Kerabat Keraton Solo KPH Eddy Wirabhumi mengatakan Museum Keraton Solo memang ditutup selama dua hari saat Lebaran dan kembali dibuka pada Minggu.

“Museum sudah bisa memberikan pelayanan kepada wisatawan setelah libur Jumat dan Sabtu lalu,” ujarnya saat ditemui di Kori Kamandungan.
 

Leave a Reply