Nusatime.com, SOLO — Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Tengah (Jateng), Antonius Yogo Prabowo, mengajak empat mantan kader PDIP sowan ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), di Sumber, Solo, Senin (11/5/2026) siang.
Mereka yakni dua orang dari Jepara, satu orang dari Sukoharjo dan satu orang lagi dari Klaten. Mereka juga ditemani Sekretaris DPD PSI Solo, Muhammad Bilal, saat bertemu langsung dengan Jokowi selama sekitar 1,5 jam.
“Kemarin kami lumayan lama juga ya sekitar 1,5 jam. Bapak [Jokowi] sangat menikmati kebersamaan kami, menyampaikan beberapa pesan penting kepada kami,” tutur Yoga, panggilan akrabnya, kepada Espos, Selasa (12/5/2026).
Dia mengatakan PSI menyambut dengan pintu terbuka selebar-lebarnya kepada empat eks anggota PDIP itu. Hal itu sesuai dengan slogan PSI sebagai partai super terbuka (tbk).
“Kemarin ada empat orang ya, dua orang dari Jepara, satu dari Sukoharjo, dan satu dari Klaten. Mereka dari partai saudara tua kami. Jadi kawan-kawan ini sebelum di PSI adalah PDI Perjuangan,” ujar dia.
Empat eks anggota PDIP tersebut menurut Yoga ada yang pernah menjadi anggota DPRD dua periode di daerahnya, ada yang beberapa kali menjadi calon anggota legislatif (caleg) dan ada yang menjadi pengurus partai.
“Sekarang beliau-beliau ada yang sudah ber-KTA PSI dan masuk struktur, ada yang baru menyerahkan KTP. Tekad beliau-beliau semakin mantap di PSI setelah bertemu Bapak [Jokowi]. Langsung kami KTA-kan juga untuk bisa bergabung hari ini di PSI untuk bersama-sama membesarkan partai,’ urai dia.
Yoga menyatakan kehadiran empat eks anggota PDIP menjadi amunisi tambahan sangat strategis untuk menghadapi Pemilu mendatang. Utamanya untuk mewujudkan misi menjadikan Jateng sebagai kandang gajah.
“Setiap kawan-kawan baru yang hadir masuk ke PSI kami menyambut dengan baik dan tentu menjadi energi tambahan bagi kami untuk bisa bergabung, umumnya di Jateng, sesuai pernyataan Mas Ketum, Jateng adalah kandang gajah,” tegas dia.
Yoga menyebut sejauh ini para eks anggota partai politik (parpol) lain, termasuk PDIP, yang bergabung dengan PSI di Jateng, sudah mencapai ratusan orang. Mereka tersebar di berbagai daerah, termasuk Soloraya.
“Masih di kisaran ratusan orang, kami kedatangan beliau-beliau, tokoh-tokoh senior, yang lebih memahami peta politik di lapangan, dan punya semangat berjuang, menjadi keuntungan mutlak bagi PSI,” jelas dia.

Leave a Reply