Heboh Mal Pasang Pagar Tinggi, Pengusaha Jelaskan Penyebabnya

Heboh Mal Pasang Pagar Tinggi, Pengusaha Jelaskan Penyebabnya
Penampakan pagar besi menjulang di depan Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026). Bisnis/ Muhammad Sulthon S.K.

Nusatime.com, JAKARTA — Beberapa hari ini publik dihebohkan dengan sejumlah pusat perbelanjaan memasang pagar tinggi. Terkait pemasangan pagar itu, ada indikasi kekhawatiran keamanan secara luas di kalangan pengelola pusat perbelanjaan.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menjelaskan sejatinya pemasangan pagar di pusat perbelanjaan bukanlah hal baru. Menurut dia, banyak pusat perbelanjaan yang sejak dibangun telah dilengkapi dengan pagar.

“Jika sekarang ada beberapa pusat perbelanjaan yang baru mulai memasang pagar adalah lebih dikarenakan untuk kepentingan ketertiban saja,” ujarnya kepada Bisnis, Sabtu (1/8/2026). 

Sementara itu, Alphonzus juga melihat terdapat pusat perbelanjaan yang berlokasi di wilayah yang sering dilintasi ataupun berdekatan dengan lokasi demonstrasi yang mana juga pengelola memerlukan batas ataupun perimeter yang jelas untuk kepentingan ketertiban.

Dirinya pun menegaskan pemasangan pagar murni dilakukan untuk kepentingan ketertiban, bukan adanya kekhawatiran atas isu keamanan yang muncul belakangan ini. 

“Sampai dengan saat ini tidak ada info resmi perihal akan adanya unjuk rasa dimaksud, jadi sama sekali pemasangan pagar bukan karena alasan tersebut,” tambahnya. 

Pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan misalnya, Kota Kasablanka, terpantau pagar besi telah membentang di area depan.  Bukan hanya di Jakarta, berdasarkan berita Bisnis sebelumnya, pemasangan pagar besi tinggi juga terjadi di mal-mal di Surabaya, Jawa Timur, seperti Pakuwon City Mall. 

Sementara Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group James Riady memastikan pusat-pusat perbelanjaan milik Lippo Group tidak akan memasang pagar tambahan di tengah munculnya isu sejumlah mal memperketat pengamanan.

James menilai kehati-hatian sebagian pelaku usaha dalam merespons dinamika global merupakan hal yang wajar. 

“Pasti tidak. Yang terjadi 10 tahun ini, pagar di semua mal-mal Lippo kita bongkar, kita turunkan,” kata James usai menghadiri agenda Presidential Briefing Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (31/7/2026). 

Adapun, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani menilai keputusan pemasangan pagar kemungkinan merupakan kebijakan internal masing-masing pengelola mal dan tidak serta-merta mencerminkan kondisi keamanan yang memburuk.

Menurutnya, langkah pusat perbelanjaan tersebut pun tidak terjadi secara keseluruhan. Dirinya juga mengaku belum menerima laporan dari pengembang maupun pengelola mal atas isu persoalan keamanan tertentu yang menjadi indikasi latar belakang pemasangan tersebut. 

“Yang pasti, setiap mal punya caranya masing-masing untuk menjaga keamanan. Memasang pagar atau fasilitas lain itu bisa saja dilakukan kapan saja, bukan hanya karena situasi hari ini,” ujarnya.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Pengusaha Mal Sebut Fenomena Pemasangan Pagar Tinggi untuk Ketertiban

Leave a Reply