Indonesia akan Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Zulhas: Ini Beras Khusus

Indonesia akan Impor 1.000 Ton Beras dari AS, Zulhas: Ini Beras Khusus
Foto Menko Pangan, Zulkifli Hasan (jas hitam) saat berkunjung ke Koperasi Desa Merah Putih di Sumbung, Cepogo, Boyolali, Sabtu (19/7/2025). (Daerah/Ni'matul Faizah)

Nusatime.com, JAKARTA – Sesuai dengan Agreement on Reciprocla Trade (ART) atau perjanjian dagang dengan Amerika Serikat, Pemerintah RI akan mengimpor 1.000 ton beras dari AS.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, setelah rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Senin (2/3/2026).

Menurut Zulhas, panggilan Zulkifli Hasan, impor 1.000 ton beras dari AS dalam perjanjian itu adalah terkait dengan beras khusus.

“Seperti Jepang gitu, ada beras Jepang, ada beras patin disebut beras khusus. Nah kalau beras khusus, ada juga beras buat orang yang kena gula gitu. Kita yang jelas bukan beras yang buat makanan kita,” kata Zulhas di Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (2/3/2026).

Menurutnya, beras tersebut berbeda dengan kebutuhan umumnya di Indonesia. Dia mencontohkan dalam perjanjian dagang dengan Jepang pun, terdapat kerja sama terkait beras Jepang.

“Yang buat restoran-restoran Jepang kan dia berasnya khusus mendatangkan dari sana. Ya itu kita boleh ya,” kata Zulhas.

Dia menambahkan bahwa harga beras tersebut cukup mahal, mencapai Rp100.000 per kilogram. Pembelinya biasanya restoran Jepang.

Sebelumnya, mengacu kerja sama perjanjian dagang resiprokal atau ART, pemerintah setuju untuk mengimpor khusus 1.000 ton beras dan ayam 580.000 ekor dari AS.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul Zulhas Ungkap Impor 1.000 Ton Beras dari AS untuk Kebutuhan Khusus

Leave a Reply