Nusatime.com, JEPARA — Penangkaran Hiu Karimunjawa menjadi salah satu destinasi yang paling diburu wisatawan selama musim libur sekolah. Lonjakan kunjungan bahkan sudah terlihat sejak Mei 2026 dan mencapai puncaknya dalam dua pekan terakhir.
Pengelola Penangkaran Hiu Karimunjawa, Farah Dhilla Fairus Afnany, mengatakan meningkatnya jumlah wisatawan dipicu rangkaian libur panjang sejak Mei yang berlanjut pada masa libur sekolah.
“Sejak Mei sebenarnya wisatawan sudah ramai karena banyak libur panjang. Puncaknya terjadi dua minggu terakhir karena ini sedang libur sekolah. Banyak rombongan keluarga, anak muda yang datang ke Karimunjawa,” ujar Farah saat dihubungi Espos, Senin (6/7/2026).
Farah menjelaskan lonjakan wisatawan juga terlihat dari tingginya aktivitas penyeberangan menuju Karimunjawa. Kapal cepat Express Bahari bahkan mengoperasikan hingga tiga armada setiap hari untuk memenuhi permintaan penumpang.
Selain itu, KMP Siginjai dan kapal Pelni juga menjadi pilihan transportasi wisatawan menuju gugusan kepulauan di utara Kabupaten Jepara tersebut.
Kunjungan Naik hingga 200 Orang per Hari
Pada akhir pekan biasa, Penangkaran Hiu Karimunjawa rata-rata menerima 50 hingga 100 pengunjung per hari. Namun selama libur sekolah, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 hingga 200 wisatawan setiap hari.
“Biasanya setiap akhir pekan wisatawan yang berkunjung ke Penangkaran Hiu sekitar 50-100 orang. Selama libur sekolah ini kami mencatat ada 150 sampai 200 pengunjung dalam sehari. Itu belum termasuk anak-anak di bawah lima tahun yang tidak kami kenai tiket,” ungkap Farah.
Penangkaran Hiu Karimunjawa yang dibangun sejak 2020 dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi untuk mengenalkan keanekaragaman hayati laut kepada masyarakat.
Saat ini terdapat 10 ekor hiu karang berukuran sekitar 60 sentimeter hingga satu meter yang dipelihara di dalam kolam. Pengunjung dapat melihat hiu dari dekat, bahkan berfoto bersama secara aman di bawah pendampingan petugas.
Selain hiu karang, kawasan tersebut juga memiliki berbagai biota laut lain, termasuk ikan kerapu berukuran besar yang dapat berinteraksi dengan wisatawan serta area memancing.
“Ada beberapa biota laut yang kami tangkarkan. Kami punya ikan kerapu berukuran besar yang bisa dielus pengunjung kalau berani atau berswafoto dengan ikan kerapu. Kami juga punya spot mancing yang bisa dinikmati wisatawan,” kata Farah.
Menurut Farah, wisatawan yang datang ke Karimunjawa umumnya juga mengunjungi sejumlah destinasi favorit lainnya, seperti Pantai Bobby untuk menikmati matahari terbit, Pantai Tanjung Gelam saat matahari terbenam, Bukit Love, hingga menikmati island hopping dan snorkeling di sekitar Pulau Menjangan Kecil.

Leave a Reply