Pengurus PMI Solo 2026-2031 Dilantik, Ada Tokoh Tionghoa hingga Pengusaha Muda

Pengurus PMI Solo 2026-2031 Dilantik, Ada Tokoh Tionghoa hingga Pengusaha Muda
Proses pelantikan pengurus  PMI Kota Solo periode 2026-2031di Loji Gandrung, Solo, Kamis (2/4/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Nusatime.com, SOLO – Pengurus Palang Merah Indonesia atau PMI Kota Solo periode 2026-2031 resmi dilantik di Loji Gandrung, Solo, Kamis (2/4/2026). Kepengurusan baru itu terdiri dari tokoh senior dan anak muda.

Sumartono Hadinoto yang sebelumnya merupakan Sekretaris dilantik menjadi Ketua PMI Solo. Ia merupakan salah satu tokoh Tionghoa di Solo. Ia mendapatkan penghargaan sebagai tokoh inspiratif di Bidang Kesehatan dan Sosial Kemasyarakatan dari Pemkot Solo pada 2026.

Kemudian, Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) KGPHA Panembahan Dipokusumo menjadi Sekretaris PMI Kota Solo. Sementara Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Solo Wahyu Adi Wibowo juga menjadi pengurus PMI Solo.

Ketua PMI Kota Solo Sumartono Hadinoto menjelaskan pengurus PMI Kota Solo dilantik oleh pengurus PMI Jawa Tengah. Acara pelantikan dihadiri Wali Kota Solo Respati Ardi.

“Kami betul-betul bersyukur mendapat amanah yang luar biasa untuk membawa PMI ke depan semakin berdampak semakin bermanfaat dengan segala keikhlasan dan komitmen kami,” jelas dia kepada wartawan.

Dia mengatakan PMI Solo berusaha meningkatkan segala bidang layanan mulai dari transfusi darah hingga unit donor darah. PMI Kota Solo termasuk PMI terbesar di Indonesia yang mencukupi kebutuhan darah.

Selain itu, kata dia, PMI Kota Solo akan mewujudkan klinik utama serta membenahi markas PMI. Pendapatan klinik itu akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk kegiatan kemanusiaan.

Kemudian, lanjut Sumartono, PMI bakal mendapatkan hibah lahan untuk dibangun markas PMI yang baru guna meningkatkan pelayanan sosial kemasyarakatan seperti pelatihan tanggap bencana, pelatihan kemampuan relawan, dan lain-lain.

“PMI selalu yang pertama diminta untuk ikut hadir dan di mana pun bencana itu berada di Indonesia. PMI pusat maupun PMI Provinsi Jawa Tengah selalu menugaskan PMI Kota Solo karena berkat dukungan segenap masyarakat Solo, apabila ada bencana kami bisa mandiri,” ujar dia.

“Jadi kami tidak perlu memohon dukungan biaya dari pemerintah provinsi maupun pusat. Kami akan segera berangkat dan kami dipercaya untuk menyalurkan amanah dari masyarakat di Indonesia melalui PMI Kota Solo,” ungkap dia.

Mitra Strategis Pemkot

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi berpesan agar PMI Kota Solo semakin berdampak kepada masyarakat. Selain kemanusiaan, PMI juga membantu Pemkot Solo dalam mengatasi kemiskinan.

“PMI menjadi salah satu mitra strategis kami dalam fokusnya untuk membantu pengurangan kemiskinan dan pekerjaan-pekerjaan kemanusiaan,” ujar dia.

Menurut dia, PMI Solo selalu bekerja dengan memberdayakan warga lansia serta penyandang disabilitas. PMI Solo merawat warga yang tidak memiliki tempat tinggal atau tunawisma demi kemanusiaan.

Berikut Susunan Pengurus PMI Solo yang dilantik pada Kamis (2/4/2026):

  • Ketua: Sumartono Hadinoto
  • Wakil Ketua Bidang Dana: Sri Haryanto
  • Wakil Ketua Bidang Organisasi: Jamal Wiwoho
  • Wakil Ketua Bidang Yankes dan UKDD: Josephine Anita Dewijanti
  • Wakil Ketua Bidang PB, Relawan, dan Markas: Bambang Nugroho “Gage”
  • Sekretaris:  Dipokusumo (Kerabat Keraton Solo)
  • Bendahara: Eko Prasetyo
  • Anggota Bidang PB, Relawan dan Markas:  Moeljoto Soetikno Siek
  • Anggota: Wati Setyawati dan Wahyu Adi Wibowo

Sedangkan Dewan Kehormatan PMI Solo terdiri dari:

  • Achmad Purnomo (eks Wakil Wali Kota Solo)
  • Zulfachmi Wahab
  • Mohammad Haekal Nahdi
  • Ustaz  Nur Kholid Syaifullah

Leave a Reply