Nusatime.com, KARANGANYAR — Kandang ternak milik warga di Dusun Pungkuk, RT 002/RW 011, Desa Jetis, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, ludes terbakar pada Senin (13/7/2026) dini hari. Akibat kejadian itu, empat ekor kambing dan sejumlah mentok atau itik mati karena tidak sempat diselamatkan.
Kepala Seksi (Kasi) Pemadam Kebakaran Satpol PP Karanganyar, Danang Kusuma Wardana, mengatakan laporan kebakaran tersebut diterima petugas sekitar pukul 01.00 WIB. Tim Damkar Karanganyar langsung meluncur ke lokasi dan tiba sekitar pukul 01.10 WIB.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi. Saat tiba, proses pemadaman sudah dibantu Damkar Surakarta yang lebih dulu datang sehingga penanganan bisa lebih cepat,” kata Danang, Senin.
Petugas kemudian melakukan pemadaman bersama personel Damkar Solo, BPBD Karanganyar, Polsek Tasikmadu, Satpol PP Karanganyar, Relawan Jaten, serta dibantu warga sekitar. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah sekitar satu jam penanganan.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, satu bangunan kandang ternak milik Sartono habis terbakar. Di dalam kandang terdapat empat ekor kambing dan sejumlah mentok yang ikut hangus terbakar.
“Objek yang terbakar satu bangunan kandang ternak. Empat ekor kambing dan beberapa mentok tidak dapat diselamatkan karena api sudah telanjur membesar saat petugas tiba di lokasi,” ujarnya.
Danang menjelaskan berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran diduga dipicu bara api sisa pembakaran sampah pada sore hari yang belum benar-benar padam. Bara tersebut diduga kembali menyala pada malam hari hingga membakar kandang.
Api dengan cepat membesar karena bangunan kandang sebagian besar terbuat dari bambu dan kayu. Di sekitar kandang juga terdapat tumpukan material mudah terbakar berupa kayu dan bambu bekas bangunan.
“Informasi sementara dari saksi, dugaan penyebab kebakaran berasal dari sisa pembakaran sampah yang masih menyala. Karena material kandang didominasi bambu dan kayu, api cepat merambat,” katanya.
Terkait kerugian material akibat kebakaran. ia mengatakan masih dalam pendataan. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun empat ekor kambing dan sejumlah mentok milik korban mati terbakar.
Danang mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim kemarau. Dia mengingatkan masyarakat untuk memastikan api pembakaran benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi agar tidak memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat tidak meninggalkan sisa pembakaran dalam kondisi masih menyala. Pastikan api benar-benar padam agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Leave a Reply