Nusatime.com, KARANGANYAR — Sebuah rumah milik Sagiarto, warga Desa Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, ludes terbakar pada Rabu (29/7/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, tetapi satu keluarga yang terdiri atas enam jiwa terpaksa mengungsi setelah rumah beserta seluruh isinya hangus dilalap api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Rumah utama dan dapur berukuran sekitar 6 meter x 14 meter hangus terbakar hingga rata dengan tanah. Selain bangunan, berbagai perabot rumah tangga serta dokumen penting, termasuk surat-surat berharga milik korban, ikut musnah.
Diduga Berawal dari Korsleting Listrik
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Sugiharjo, mengatakan keluarga korban untuk sementara mengungsi di rumah kerabat yang berada di belakang rumah mereka.
“Rumah utama dan dapur hangus terbakar beserta seluruh isinya, termasuk surat-surat berharga. Saat ini satu kepala keluarga dengan enam jiwa mengungsi di rumah saudaranya yang berada di belakang rumah,” kata Sugiharjo.
Menurut BPBD, kebakaran pertama kali diketahui oleh Bayu Aji, anak pemilik rumah. Saat itu ia sedang menonton televisi ketika mendengar suara benda terbakar. Setelah diperiksa, ia melihat kobaran api mulai membesar.
Bayu sempat berusaha memadamkan api menggunakan air dari keran. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian rumah lainnya. Ia kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Danang Kusuma Wardana, mengatakan berdasarkan keterangan saksi, sebelum api membesar terdengar tiga kali suara letusan dari bagian atas lemari pakaian.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik. Menurut saksi terdengar tiga kali suara letusan dari atas lemari pakaian. Karena lemari terbuat dari material yang mudah terbakar, api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah,” ujar Danang.
Damkar Berjibaku Hampir Dua Jam
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Karanganyar. Laporan diterima petugas pada pukul 11.24 WIB. Tim pemadam langsung diberangkatkan ke lokasi dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.
Dalam proses pemadaman, Damkar mengerahkan Unit Ayyax dan Unit Barkowil, dibantu satu unit mobil tangki BPBD Kabupaten Karanganyar. Petugas juga menggunakan alat pelindung diri (APD), helm, dan sarung tangan selama proses pemadaman.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.25 WIB setelah petugas berjibaku selama hampir dua jam untuk mencegah kobaran api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Penanganan kebakaran melibatkan personel Damkar Satpol PP Kabupaten Karanganyar, BPBD Kabupaten Karanganyar, Polsek Kebakkramat, Koramil Kebakkramat, Pemerintah Desa Waru, relawan kebencanaan, dan warga setempat.
Selain membantu pemadaman, BPBD juga melakukan pendataan terhadap korban dan kerusakan, membantu proses evakuasi, serta memberikan edukasi kepada warga terkait pengamanan pascakebakaran.
“Secara umum kondisi di lokasi aman, lancar, dan terkendali,” ujar Sugiharjo.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang. Hingga Rabu sore, nilai kerugian material akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.

Leave a Reply