Nusatime.com, BOYOLALI — Bupati Boyolali, Agus Irawan, masih menunggu hasil laboratorium untuk kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 dan 2 Selo yang terjadi pada Kamis (10/9/2026).
Ditemui di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Bupati Agus mengatakan dia sedang berkoordinasi dengan Ketua Satgas MBG Boyolali sekaligus Sekda Boyolali, M. Syawalludin, terkait hasil laboratorium.
“Kami masih menunggu seperti apa hasilnya. Hasil laporan pertama masih dalam penyelidikan apakah itu dari bahan baku, dapur, atau apa, kami masih menunggu juga. Kami sebenarnya juga mengikuti arahan dari BGN untuk berinovasi dalam pemberian makanan MBG,” kata dia, Rabu (7/10/2026).
Inovasi pemberian MBG salah satunya dilakukan dengan metode prasmanan di dua sekolah. Dapur membawa semua makanan ke sekolah, lalu anak-anak secara mandiri mengambil sendiri menu yang tersedia.
“Kemarin respons dari anak-anak dan gurunya lebih senang seperti itu. Perkembangannya kami monitor terus, menunggu arahan BGN untuk seperti apa nanti prosesnya,” kata dia.
34 Siswa Bergejala
Sebelumnya diberitakan, puluhan siswa dari dua SMP negeri di Selo, Kabupaten Boyolali, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu program MBG pada Kamis (10/9/2026). Tiga orang di antaranya harus menjalani rawat inap karena mengalami gejala keracunan makanan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, FX Kristandiyoko, membenarkan terkait dugaan keracunan tersebut.
“Njih [Ya benar, dugaan keracunan]. Ada 34 [orang] bergejala gatal, mual, dan muntah-muntah. Mayoritas gatal-gatal. Tiga diobservasi di Puskesmas Selo, kondisi stabil dan teratasi dengan baik,” kata dia kepada Espos, Kamis.
Terpisah, Camat Selo, Eko Dodi Apriyanto, mengatakan kejadian keracunan terjadi pada Kamis siang dan sore.
Dia mengatakan jumlah anak yang bergejala ada 34 orang yang terdiri atas 33 siswa SMPN 1 Selo dan satu siswa SMPN 2 Selo. “Keluhan gatal-gatal, mual, muntah, sakit perut, mules, pusing,” kata dia.
Ada tiga siswa yang menjalani rawat inap, yaitu PA, siswa kelas VII B SMPN 1 Selo, dengan keluhan gatal, pusing, sesak napas, dan mual; FR, siswa kelas VIII C SMPN 1 Selo, dengan keluhan gatal, pusing, sesak napas, dan mual; serta DW, siswa kelas IX A, dengan keluhan sakit perut, mual, sesak napas, dan pusing.
“Ketiganya telah dirawat inap di Puskesmas Selo. Sampel dari SPPG telah diamankan. Itu dari SPPG Gebyok Selo,” kata dia.
Saat itu, SPPG Gebyok Selo menyajikan menu berupa nasi, udang crispy saus mentega, tempe kemangi, capcay pakcoy dan jagung, serta potongan buah melon.

Leave a Reply