Nusatime.com, UNGARAN — Cuaca panas selama musim kemarau membuat wisatawan mencari tempat untuk menyegarkan diri. Sumber Mas Kali Odo di Desa Gedangan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menjadi salah satu pilihan.
Mata air alami yang berada tak jauh dari Kota Salatiga itu menawarkan kesegaran air sekaligus suasana alam yang masih asri. Rimbunnya pepohonan di sekitar sumber mata air membuat pengunjung seolah tengah berada di kawasan hutan.
Uniknya, Kali Odo memiliki kondisi yang berbeda dari sumber air pada umumnya. Debit air justru melimpah saat musim kemarau. Sebaliknya, ketika musim penghujan, debit air di sumber tersebut cenderung berkurang.
Koordinator Pengelola Sumber Mas Kali Odo, Hartono, mengatakan kondisi tersebut sudah terjadi sejak zaman dahulu. Kala musim kemarau, air Kali Odo banyak dimanfaatkan untuk membantu mengairi persawahan di sekitar lokasi.
“Menurut cerita para sesepuh, Kali Odo awalnya hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan pengairan sawah. Ketika musim kemarau tiba dan lahan pertanian mulai kekurangan air, sumber mata air tersebut menjadi salah satu andalan petani,” kata Hartono, Minggu (30/8/2026).
Seiring berjalannya waktu, potensi Kali Odo dikembangkan menjadi objek wisata. Pengelolaan sebagai tempat wisata mulai dilakukan sejak 2016.
Jumlah pengunjung pun terus bertambah, terutama setelah pandemi Covid-19. Saat musim liburan, wisatawan yang datang bisa mencapai sekitar 200 orang dalam sehari.
Hartono juga membeberkan pengunjung yang ingin menikmati segar dan jernihnya air Kali Odo disarankan datang pagi hari hingga sebelum siang.
“Kalau pagi hingga siang itu airnya jernih banget. Tapi kalau agak sore kurang begitu jernih karena keluarnya air berkurang begitu,” ungkap Hartono.
Untuk menikmati wisata air tersebut, pengunjung dewasa cukup membayar tiket masuk Rp5.000. Sementara anak-anak tidak dikenai biaya.
Suasana Alami
Di lokasi tersedia kolam untuk dewasa dengan kedalaman sekitar 150 sentimeter dan kolam anak sedalam 50 sentimeter. Air yang jernih dan suasana sejuk menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga.
Salah seorang pengunjung asal Banyumanik, Kota Semarang, Supartono, mengaku sengaja datang ke Kali Odo bersama keluarganya. Ia tertarik dengan kondisi sumber mata air yang justru memiliki banyak air ketika musim kemarau.
“Ya dari informasi di sini kalau musim kemarau malah airnya banyak. Kalau musim penghujan malah sedikit,” katanya.
Selain kesegaran air, Supartono juga terkesan dengan suasana alami di sekitar Kali Odo. Pepohonan yang tumbuh lebat membuat kawasan tersebut terasa seperti berada di tengah hutan.
“Suasananya masih asri, banyak pohon dan airnya jernih dan segar. Jadi memang cocok sekali untuk liburan bersama keluarga,” jelasnya.
Pengunjung tak hanya bisa bermain air. Mereka juga dapat bersantai menikmati suasana alam di bawah rindangnya pepohonan. Sejumlah pedagang turut menyediakan makanan dan minuman yang bisa dinikmati di area lesehan.

Leave a Reply