Kemarau Panjang, Debit Air PDAM di Gemolong Sragen Sempat Turun Selama 14 Hari

Kemarau Panjang, Debit Air PDAM di Gemolong Sragen Sempat Turun Selama 14 Hari
Para anggota Korpri Gemolong, Sragen, saat memberikan bantuan air bagi warga Gemolong, Sragen, September 2026 lalu.

Nusatime.com, SRAGEN — Musim kemarau panjang berdampak pada penurunan debit air sumur dalam milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Negoro Sragen, khususnya di wilayah Gemolong, Sragen. Debit air di empat sumur PDAM menurun dari awalnya 32 liter per detik menjadi 28 liter per detik. PDAM langsung sigap melakukan perbaikan pada pompa air sehingga gangguan pelayanan air bersih di Gemolong hanya terjadi 14 hari.

Direktur Utama PDAM Tirto Negoro Sragen, Hanindyo Heru Prayitno, saat ditemui wartawan, Kamis (1/10/2026), mengungkapkan selama adanya gangguan karena debit air empat sumur di Gemolong menyusut, PDAM telah mengirim bantuan air bersih sebanyak 159 tangki bagi warga di wilayah Gemolong, terutama di Kelurahan Gemolong, Klentang, Genengduwur, hingga perumahan Gemolong Permai. Dia menyampaikan di luar PDAM juga ada yang mengirimkan bantuan air bersih karena warga yang terdampak sekitar 500 sambungan rumah.

“Bantuan air bersih di Gemolong hanya sementara. Setelah sumur diperbaiki dengan pergantian pompa, akhirnya debit air normal kembali sampai sekarang. Gangguan akibat musim kemarau terjadi pada awal September 2026 lalu. Layanan sambungan rumah di wilayah Gemolong sekarang mencapai 3.150 sambungan rumah,” jelas dia.

Dia menyampaikan PDAM juga memiliki dana corporate social responsibility (CSR) yang diwujudkan untuk pengiriman bantuan air bersih di sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih di utara Bengawan Solo. Dia menyampaikan setidaknya ada lima tangki air bersih yang dikirimkan ke utara Bengawan Solo. Selain itu, Hanindyo juga mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 59 tangki dari para donator.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Gemolong, Sragen, Agus Sufyani, menyampaikan Kantor Kecamatan Gemolong sempat terdampak akibat penurunan debit air PDAM tersebut. Dia menyampaikan gangguan tersebut hanya terjadi pada 1 hingga 2 pekan saja karena debit air PDAM normal kembali sampai sekarang.

“Selama gangguan itu, Korpri Gemolong ikut membantu memberi bantuan air bersih kepada warga. Kami mengirimkan tiga tangka dan diikuti organisasi kemasyarakatan dan relawan lainnya ikut membantu. Hal itu sebagai dampak dari musim kemarau panjang. Selama dua tahun di Gemolong, ya baru kali ini ada gangguan air PDAM,” ujarnya.

Dia mengatakan relawan Gemolong Raya, Brimob Polri Surakarta, Redcar, relawan ambulans, SMPN 2 Gemolong, dan pengusaha, serta stakeholders lainnya juga ikut membantu air bersih di wilayah Gemolong.

Leave a Reply