Korsleting Picu Kebakaran, Kandang Ayam di Selogiri Wonogiri Nyaris Ludes

Korsleting Picu Kebakaran, Kandang Ayam di Selogiri Wonogiri Nyaris Ludes
Truk damkar Wonogiri mendatangi lokasi kandang ayam di Desa Jendi, Selogiri, Wonogiri, yang terbakar pada Kamis (28/5/2026). (Istimewa)

Nusatime.com, WONOGIRI — Bangunan kandang ayam milik warga di Desa Jendi, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, nyaris ludes dalam kebakaran yang terjadi pada Kamis (28/5/2026). Beruntung, petugas pemadam kebakaran bersama warga berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak merembet ke seluruh bangunan kandang.

Koordinator Lapangan Pemadam Kebakaran (Damkar) Wonogiri, Sriyanto Kembo, membeberkan kebakaran kali pertama diketahui salah seorang penjaga kandang pada Kamis sore. Saat itu, saksi mata terkejut melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang sudah membesar di area panel listrik dan membakar barang-barang di sekelilingnya.

Penjaga kandang langsung menghubungi pemilik, yang kemudian diteruskan ke Mako Damkar Wonogiri. Sembari menunggu armada tiba, pemilik bersama karyawan dan warga setempat sempat berinisiatif melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya.

Mako Damkar Wonogiri langsung menerjunkan delapan personel dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam menuju tempat kejadian kebakaran (TKK). Sesampainya di lokasi, petugas langsung bergerak cepat melakukan lokalisasi titik api di dalam kandang agar tidak merambat ke blok kandang ayam lain yang belum terbakar.

Proses penanganan yang berlangsung selama 30 menit tersebut difokuskan pada pemadaman total di pusat api serta penyelamatan aset barang yang tersisa. 

“Kami langsung melakukan pendinginan secara menyeluruh di titik sumber api awal dan menyisir area sekitar panel listrik untuk memastikan situasi benar-benar aman. Kami juga langsung berkoordinasi dengan Polsek Selogiri dan petugas PLN untuk penanganan instalasi selanjutnya,” urai Sriyanto kepada Espos, Jumat (29/5/2026).

Insiden kebakaran yang menimpa usaha peternakan milik Anton Purnomo, 44, tersebut diduga kuat dipicu hubungan pendek arus listrik atau korsleting pada bagian panel instalasi utama kandang.

Sriyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Operasi pemadaman dinyatakan rampung pada Kamis petang setelah area dalam kandang dipastikan steril dari potensi munculnya bara api sekunder.

Leave a Reply