Lansia Ditemukan Meninggal Terbakar di Kebun Jati Jumapolo Karanganyar

Lansia Ditemukan Meninggal Terbakar di Kebun Jati Jumapolo Karanganyar
Jenazah korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi terbakar di wilayah Jumapolo, Karanganyar pada Kamis (8/10/2026). (Istimewa)

Nusatime.com, KARANGANYAR — Nasib tragis menimpa Bejo Utomo, 76, yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terbakar di area kebun jati di Dusun Nglaban RT 01/RW 02, Desa Lemahbang, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/10/2026) sore.

Korban ditemukan setelah keluarga dan warga melakukan pencarian selama beberapa jam.

Informasi yang dihimpun Espos, korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah tergeletak dalam kondisi meninggal dunia di area kebun yang sebelumnya dilanda kebakaran. Bejo diketahui merupakan warga setempat. Sebelum ditemukan meninggal, korban berpamitan pergi ke ladang sekitar pukul 07.00 WIB dengan mengendarai sepeda ontel.

Biasanya, korban sudah kembali ke rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, hingga siang hari, korban tak kunjung pulang sehingga keluarganya berinisiatif mencari ke ladang. Saat tiba di lokasi, saksi hanya menemukan perlengkapan kerja dan sepeda ontel milik korban. Mengetahui kondisi tersebut, saksi meminta bantuan warga untuk mencari keberadaan korban.

Saat pencarian dilakukan, area kebun jati sudah dipenuhi asap dan api berkobar besar. Keluarga dan warga kemudian menyusuri bagian pinggir lokasi hingga sekitar pukul 12.00 WIB, tetapi belum menemukan korban.

Pencarian kembali dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB setelah api padam. Upaya tersebut berujung pada penemuan jasad korban yang tergeletak dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh terbakar. Temuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Jumapolo.

Polisi Tangani Laporan

Polsek Jumapolo bersama tim Inafis Polres Karanganyar, tenaga kesehatan Puskesmas Jumapolo, serta unsur pemerintah desa mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan saksi, dan mengevakuasi jenazah.

“Kami menerima laporan dan langsung mendatangi lokasi,” kata Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono kepada Espos, Kamis malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas Puskesmas Jumapolo, Wikan mengatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Hasil pemeriksaan tersebut menyebutkan korban kemungkinan meninggal akibat terbakar, dengan perkiraan waktu kematian lebih dari tujuh jam sebelum pemeriksaan. Meski demikian, hasil pemeriksaan luar tersebut merupakan temuan awal dan tidak dengan sendirinya menjelaskan bagaimana korban sampai berada di tengah kebakaran.

“Keluarga menerima kematian korban dan menyatakan hal tersebut melalui surat pernyataan. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” katanya.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran maupun bagaimana korban mengalami luka bakar hingga meninggal dunia.

Leave a Reply