Modifikasi Cuaca di TPA Putri Cempo Solo Dilakukan Siang Ini hingga Malam

Modifikasi Cuaca di TPA Putri Cempo Solo Dilakukan Siang Ini hingga Malam
Helikopter menjatuhkan air saat melakukan pemadaman kebakaran tumpukan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, Jumat (4/9/2026). Pemadaman dari udara dilakukan menggunakan metode water bombing yang difokuskan pada sisi timur kawasan TPA. (Daerah/J Howi Widodo).

Nusatime.com, SOLO — Operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan darurat kebakaran TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Kota Solo, akan digelar pada Kamis (10/9/2026) siang.

Berdasarkan rencana penerbangan, OMC akan menggunakan pesawat PK-YNA di wilayah Solo, Jawa Tengah (Jateng), dalam tiga sesi.

Sesi pertama akan berlangsung selama dua jam, yakni pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB, dilanjutkan sesi kedua pukul 14.30 WIB hingga 16.30 WIB. Sedangkan sesi terakhir berlangsung pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB.

Berdasarkan siaran pers yang diperoleh Espos, modifikasi cuaca akan dilakukan pada ketinggian penerbangan 8.000–10.000 kaki. Namun, pelaksanaan penerbangan masih dapat berubah menyesuaikan kondisi cuaca.

Rencana kegiatan ini akan dikoordinasikan oleh Gilang Rimbawan selaku Koordinator Lapangan (Korlap).

Sementara itu, penanganan kebakaran di TPA Putri Cempo terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Rabu (9/9/2026) malam, pemadaman di area Blok B diperkirakan telah mencapai 30%–35% atau sekitar 1,1 hektare dari total luas 3,92 hektare.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solo, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan progres tersebut terlihat dari hasil pemantauan menggunakan drone termal. Sejumlah titik yang sebelumnya terindikasi masih terbakar kini telah berubah menjadi hitam, yang menunjukkan api mulai berhasil dilokalisasi.

“Progres penanganan kebakaran hari ini menunjukkan hasil yang signifikan, khususnya di area Blok B. Dari pemantauan menggunakan drone termal, di beberapa titik sudah terlihat hitam. Ini menandakan api sudah berhasil dilokalisasi,” kata Ari.

Hal tersebut disampaikan Ari setelah rapat koordinasi evaluasi penanganan titik api di TPA Putri Cempo. Rapat tersebut dihadiri unsur BNPB, BPPTKG, BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kota Solo bersama Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Kecamatan Jebres, Kelurahan Mojosongo, serta Satpol PP Solo.

Menurut Ari, pemadaman masih terus dilakukan secara bertahap dengan fokus pada area yang menjadi prioritas. Pada pukul 21.01 WIB, tim gabungan juga telah melaksanakan apel bersama untuk memfokuskan operasi pemadaman di zona Blok B, khususnya lereng timur dan sebagian lereng barat.

“Untuk malam ini, setelah apel bersama, tim gabungan fokus melakukan pemadaman di zona B, terutama lereng timur dan sebagian lereng barat,” ujar dia.

Selain upaya pemadaman darat, pemerintah juga terus mempersiapkan langkah modifikasi cuaca untuk membantu penanganan kebakaran.

Ari menyampaikan koordinasi terkait rencana tersebut telah dilakukan bersama BNPB dan Lanud Adi Soemarmo. Saat ini, bahan untuk pelaksanaan modifikasi cuaca sekitar 6,5 ton telah disiapkan. Pelaksanaannya masih menunggu informasi dari BMKG mengenai kondisi cuaca yang mendukung.

“Untuk modifikasi cuaca, sudah dilakukan rapat dengan BNPB dan Lanud. Bahannya sekitar 6,5 ton sudah disiapkan. Tinggal menunggu dari BMKG terkait perkiraan cuaca yang mendukung,” jelas Ari.

Leave a Reply