Nusatime.com, MAGETAN – Menjelang dimulainya tahun ajaran 2026/2027, permintaan jasa jahit seragam sekolah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Sejumlah penjahit mengaku kewalahan memenuhi pesanan hingga terpaksa menolak order baru karena keterbatasan tenaga kerja.
Salah satu penjahit seragam di Jalan Kelud, Kelurahan Magetan, Edi Purwanto, mengatakan pesanan mulai berdatangan sekitar dua bulan terakhir. Tiga orang penjahit yang bekerja di tempat usahanya kini harus bekerja lebih keras untuk menyelesaikan pesanan seragam sekolah dari berbagai jenjang, mulai SD hingga SMA, baik negeri maupun swasta.
“Sudah sekitar seminggu ini saya tidak menerima pesanan lagi karena tenaga yang ada sudah penuh. Kalau dipaksakan, khawatir hasilnya tidak maksimal,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).
Edi mengaku telah puluhan tahun menjalankan usaha jasa jahit. Menurut dia, tingginya permintaan menjelang tahun ajaran baru memang menjadi siklus tahunan. Namun, tahun ini pesanan mulai membludak lebih awal sehingga kapasitas produksi cepat penuh.
Dalam sehari, setiap karyawannya mampu memproduksi satu hingga dua pasang seragam sekolah negeri atau swasta. Setiap pasang seragam sekolah, ia mematok ongkos jahit sekitar Rp150.000-Rp160.000, tergantung model dan tingkat kesulitan.
Meski harga bahan baku seperti benang terus naik, Edi mengaku memilih tidak menaikkan tarif jasa jahit demi menjaga pelanggan agar tetap berlangganan pada dirinya.
“Saya hanya menerima jasa jahit. Kalau sekalian menyediakan kain juga bisa, tetapi tentu ada biaya tambahan,” katanya.
Penjahit lainnya, Sri Mulyani, juga merasakan lonjakan permintaan seragam sekolah. Bersama suaminya, ia telah menjalankan usaha jahit sejak dekade 1990-an.
Menurut Sri, jumlah pesanan tahun ini mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa. Namun, volumenya masih belum seramai musim penerimaan siswa baru pada tahun lalu.
“Alhamdulillah, pesanan memang naik karena anak-anak segera masuk sekolah, tetapi kalau dibandingkan tahun lalu masih sedikit lebih sepi. Sehari saya sama suami bisa nyelesaiin satu stel seragam sekolah,” pungkasnya.

Leave a Reply