Heboh, Sapi Berkepala Dua dan Bermata Tiga Lahir di Magetan

Heboh, Sapi Berkepala Dua dan Bermata Tiga Lahir di Magetan
Pemilik anak sapi berkepala dua asal Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, saat menunjukan sapinya, Kamis (9/7/2026). (Espos.id/Imam Mustajab)

Nusatime.com, MAGETAN — Warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dihebohkan dengan lahirnya seekor anak sapi jenis Limosin yang memiliki dua kepala dan tiga mata. Kejadian langka tersebut langsung menjadi perbincangan warga dan mengundang banyak orang datang ke kandang untuk melihat langsung kondisi sapi itu.

Anak sapi yang kemudian diberi nama Brilian tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) pagi. Meski terlahir dengan kelainan fisik, anak sapi itu sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah dilahirkan.

Pemilik sapi, Parmin, 57, mengaku sama sekali tidak memiliki firasat apa pun selama masa kebuntingan induk sapi. Menurutnya, proses perkawinan dilakukan melalui inseminasi buatan dan selama bunting kondisi induk terlihat normal tanpa gejala yang mencurigakan.

“Selama bunting semuanya normal. Saya juga tidak punya firasat apa-apa. Cuma sebelum lahir sempat ada biawak sebesar betis orang dewasa masuk ke kandang,” ujarnya, Kamis (9/7/2026).

Parmin mengatakan kelahiran sapi berkepala dua itu merupakan pengalaman pertama selama lebih dari 50 tahun dirinya beternak sapi. Ia mengaku belum pernah menjumpai kasus serupa.

Secara fisik, Brilian memiliki dua kepala dengan dua mulut dan dua hidung yang tampak terbentuk sempurna. Pedet tersebut juga mempunyai tiga mata. Dua mata berada pada posisi normal di sisi luar, sedangkan satu mata lainnya berada di bagian tengah kedua kepala.

“Selama saya beternak lebih dari 50 tahun, baru kali ini ada sapi lahir seperti ini. Sangat kaget,” katanya.

Menurut Parmin, seluruh bagian wajah itu tampak berfungsi. Kedua mulutnya dapat bergerak, begitu pula kedua hidungnya. Bola mata juga terlihat ada, meski salah satu mata tidak memiliki kelopak sehingga tidak dapat berkedip secara normal.

Kelahiran sapi unik tersebut membuat kandang milik Parmin ramai didatangi warga selama tiga hari terakhir. Banyak pengunjung datang untuk mengabadikan momen sekaligus memastikan kabar yang beredar di media sosial.

Meski mengaku sudah ada pihak yang bergurau menawar sapi tersebut hingga puluhan juta karena keunikannya, ia memilih memelihara sendiri Brilian. Parmin pun berharap kondisi sapi itu tetap baik dan dapat menjadi pembelajaran mengenai fenomena kelainan bawaan yang sangat jarang terjadi pada ternak.

“Ada juga yang menawar, tapi saya bilang mau tak rawat dulu sampe besar,” kata dia.

Leave a Reply