Bus Sugeng Rahayu Hantam Tiang Jembatan Jurug, Empat Korban Luka-luka

Bus Sugeng Rahayu Hantam Tiang Jembatan Jurug, Empat Korban Luka-luka
Bus Sugeng Rahayu menghantam tiang jembatan Jurug di wilayah perbatasan Karanganyar-Solo pada Kamis (19/3/2026). (Daerah/ Indah Septiyaning Wardani)

Nusatime.com, SOLO — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Jembatan Jurug perbatasan Karanganyar-Solo pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 

Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi W 7541 UP yang melaju dari Surabaya menuju Yogyakarta menghantam tiang jembatan sekitar pukul 02.30 WIB. Benturan keras membuat dua penumpang terlempar, satu di antaranya terlempar hingga ke trotoar jalan. 

Akibat kejadian laka ini, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke RSUD dr Moewardi Solo.

Kernet bus, Aslam, 23, mengungkapkan kecelakaan bermula saat bus melaju dari arah Surabaya menuju Yogyakarta, namun setibanya di Jembatan Jurug kaget ada sebuah sepeda motor yang terparkir di tepi jembatan tersebut. Kondisi ini membuat sopir bus banting setir ke kanan hingga menabrak tiang jembatan.

“Ada sepeda motor parkir, terus kaget. Bus langsung goyang ke kanan dan tidak terkendali,” ujarnya ketika dijumpai Espos di lokasi.

Bus tersebut dikemudikan oleh Ipi, 47, warga Surabaya. Ia menyebutkan bus membawa sekitar 25 penumpang. Akibat kejadian tersebut, dua penumpang dilaporkan terlempar dari dalam bus dan langsung dilarikan ke rumah sakit bersama korban lainnya. 

“Ada dua yang terlempar, satu keluar bus dan satu di dalam. Semua sudah dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Sementara itu, salah satu penumpang, Anang, 50, warga Weru, Sukoharjo, menuturkan sebelum kecelakaan terjadi, bus melaju dengan kecepatan tinggi. Di sisi kanan dan kiri kendaraan terdapat kendaraan lain sehingga sopir diduga kesulitan mengendalikan laju bus.

“Di kanan ada mobil, di kiri ada sepeda motor. Mau ambil kiri takut nabrak motor, akhirnya banting ke kanan dan langsung tidak terkendali, lalu menabrak jembatan,” jelasnya.

Ia menambahkan terdapat penumpang lanjut usia yang terlempar keluar bus dan jatuh di trotoar. Selain itu, seorang pengendara sepeda motor juga dilaporkan ikut menjadi korban.

“Informasinya ada sekitar empat orang yang terluka, termasuk penumpang dan pengendara motor,” imbuhnya.

Beruntung, keberadaan pagar pembatas di lokasi diduga mencegah bus terjun lebih jauh dan menghindari korban yang lebih parah. Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Leave a Reply