Nusatime.com, KARANGANYAR — Mobil pikap pengangkut ayam mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak beton flyover Palur, tepatnya di depan Pacific Karaoke, Kabupaten Karanganyar, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 04.45 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut, sopir bernama Sugeng, 30, mengalami cedera pada kaki setelah terjepit di dalam kendaraan. Sementara itu, kernet bernama Feri, 23, dilaporkan tidak mengalami luka serius. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Dr. Moewardi Solo untuk mendapatkan penanganan medis.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tunggal tersebut untuk mengetahui penyebab pasti insiden itu.
Seorang saksi mata, Salim Raharjo, mengatakan kecelakaan terjadi selepas subuh, sekitar pukul 04.45 WIB. Menurut dia, mobil pikap berpelat nomor AD 8996 E itu menabrak beton di sekitar flyover Palur saat melaju dari arah barat menuju timur.
“Dari arah barat mau ke timur. Diduga mengantuk,” ujar Salim saat ditemui Espos di lokasi kejadian.
Dugaan sopir mengantuk tersebut masih berdasarkan keterangan saksi. Penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Salim menambahkan kecelakaan di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurut dia, insiden serupa sudah beberapa kali terjadi di lokasi itu.
Dia mengatakan dalam laka tunggal tersebut, sopir mengalami cedera pada kaki karena kondisinya terjepit bodi kendaraan depan yang ringsek usai menabrak beton. Proses evakuasi korban pun berlangsung cukup sulit sehingga membutuhkan bantuan sejumlah orang di sekitar lokasi.
Salim mengatakan warga turut membantu mengeluarkan sopir dari kendaraan sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
“Kakinya terjepit. Evakuasinya sulit, dibantu orang-orang yang menolong,” kata dia.
Sementara itu, kondisi kernet dilaporkan tidak mengalami luka serius. Kedua korban selanjutnya dibawa ke RSUD Dr. Moewardi untuk mendapatkan penanganan medis.
Pemilik usaha pengangkutan ayam, Widodo, mengatakan dirinya mengetahui kecelakaan tersebut setelah menerima telepon dari kernet kendaraan. Saat kejadian, dia sedang berada di rumah sehingga belum mengetahui secara terperinci kronologi kecelakaan.
“Saya kan di rumah, kemudian ditelepon sama kernetnya. Katanya kecelakaan di Palur,” ujar Widodo.
Menurut Widodo, mobil pikap tersebut sebelumnya digunakan untuk mendistribusikan ayam ke sejumlah lokasi. Kendaraan berangkat dari Bentak, Sidoharjo, Sragen pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 21.00 WIB untuk mengambil ayam dari wilayah Karangpandan, Karanganyar.
Ayam dengan total muatan sekitar satu ton itu kemudian didistribusikan ke sejumlah tujuan, termasuk Mojosongo dan Baki, Sukoharjo. Setelah menyelesaikan pengiriman terakhir di Baki, kendaraan melanjutkan perjalanan pulang sebelum mengalami kecelakaan di flyover Palur.
Saat kecelakaan terjadi, muatan ayam di dalam mobil pikap disebut sudah hampir habis karena sebagian besar telah dikirim ke sejumlah tujuan. Widodo mengaku belum dapat memastikan besaran kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi dan penyebab kecelakaan tunggal tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai faktor yang menyebabkan mobil pikap pengangkut ayam itu menabrak beton flyover Palur.

Leave a Reply