Nusatime.com, SOLO — DPD Partai Demokrat Jawa Tengah (Jateng) segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk menentukan ketua definitif DPC Partai Demokrat Kota Solo.
Hal itu disampaikan Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Solo, Meika Fatmawati, saat diwawancara wartawan baru-baru ini.
“Mekanisme pemilihan ketua definitif DPC Partai Demokrat Kota Solo akan digelar melalui Muscab. Jadi dalam waktu dekat DPD Partai Demokrat Jateng akan melakukan Muscab. Melalui Muscab itu akan dipilih siapa yang terbaik untuk memimpin DPC Partai Demokrat Solo,” ujar dia.
Meika menuturkan sudah ada beberapa kandidat atau calon Ketua DPC Partai Demokrat Solo. Tapi menurut dia masih ada beberapa tahapan sampai terpilihnya ketua definitif tersebut.
“Sudah ada beberapa kandidat ya, tapi masih ada penilaian-penilaian khusus apalagi Solo ini sangat strategis untuk Indonesia, termasuk wilayah yang sangat diperhatikan. Jadi kita akan tunggu siapa yang terbaik untuk memimpin Partai Demokrat Solo,” pesan dia.
Menurut Meika, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Rinto Subekti selalu berpesan agar kader Partai Demokrat selalu melakukan aksi nyata di masyarakat.
“Bapak SBY maupun Ketum AHY dan Bapak Rinto Subekti selalu berpesan kepada kami untuk melakukan aksi-aksi nyata di tengah masyarakat. Jangan hanya berstatemen atau berteori, yang itu tidak membangun. Jadi kita harus ada di tengah-tengah masyarakat,” urai dia.
Meika mencontohkan serangkaian kegiatan yang digelar Partai Demokrat Solo pada Jumat-Sabtu (14-15/8/2026). Mereka menanam tanaman di sekitar Bundaran Gladak, dilanjutkan bersih-bersih Taman Kerten, Laweyan, serta lomba pidato ala AHY muda.
“Contoh adalah perintah langsung Bapak SBY, Bapak AHY dan Bapak Rinto Subekti untuk mengadakan aksi nyata di tengah masyarakat Solo. Jadi memang Solo ini menjadi perhatian khusus apalagi bapak SBY kalau pulang kampung pasti lewatnya Solo,” tutur dia.
Apalagi, Meika melanjutkan, dalam dua periode Pemilu Legislatif, Partai Demokrat gagal mendapatkan kursi di DPRD Solo. Sebuah fenomena yang sudah saatnya untuk dihentikan.
“Partai Demokrat concern sekali dengan kota ini. Apalagi dua periode tidak mendapatkan kursi DPRD Solo. Harapan Bapak SBY ini waktunya bergerak dan merebut kembali apa yang seharusnya kita kerjakan. Karena kalau kita tidak punya kursi, kebijakan-kebijakan yang linier ke masyarakat ini akan susah kita wujudkan,” terang dia.
Disinggung sosok Supriyanto yang mengundurkan diri dari posisi Ketua DPC Partai Demokrat Solo, Meika mengonfirmasi yang bersangkutan sudah mengundurkan diri.
“Sudah mengundurkan diri secara resmi dari Ketua, tapi secara kepartaian kita belum tahu ya. Nanti secara pribadi teman-teman media bisa bertanya langsung konfirmasi kepada Pak Supriyanto. Lebih dari itu saya secara pribadi mengenal beliau adalah sosok yang berjasa untuk Partai Demokrat. jadi apapun nanti yang menjadi keputusan beliau kita menghormati, dan kita tetap membersamai beliau melalui Demokrat,” tegas dia.

Leave a Reply