Ruang Alat Musik SMPN 1 Jogorogo Ngawi Ludes Terbakar

Ruang Alat Musik SMPN 1 Jogorogo Ngawi Ludes Terbakar
Kondisi ruang penyimpanan alat musik di SMPN 1 Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang ludes terbakar, Minggu (27/9/2026) sore. (Dok. Damkar Ngawi)

Nusatime.com, NGAWI – Ruang penyimpanan alat musik Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Jogorogo, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kebakaran hebat, Minggu (27/9/2026) sore. Akibatnya, sejumlah peralatan dan benda di ruangan tersebut ludes terbakar dan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Salah satu guru, Aris Dian Isnaini, menyampaikan kejadian tersebut membakar seluruh alat musik yang tersimpan serta atap dua ruangan lain di sekitar. Beruntung, saat kejadian tidak ada korban jiwa dan petugas segera datang untuk melokalisir api.

Meski mengalami kebakaran, Aris menyebut Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya tidak mengalami gangguan dan dipastikan berjalan normal.

“Yang terbakar itu ruang alat musik, atap gudang, sebagian bangku, dan sebagian atap ruang lab IPA. Untuk KBM tetap berjalan karena tidak mengganggu pembelajaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Satpol PP Ngawi, Rochmat Angga Permadi, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 15.35 WIB. Petugas dari Pos Induk Damkar Ngawi kemudian berangkat menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam.

“Laporan kami terima pukul 15.35 WIB. Petugas kemudian berangkat dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Rochmat.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman terhadap api yang membakar ruang penyimpanan alat musik. Proses pemadaman sekaligus pembasahan menghabiskan dua tangki air.

Api berhasil dipadamkan dan proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 16.30 WIB. Selain personel Damkar, pemadaman melibatkan anggota Polsek Jogorogo, Koramil Jogorogo, relawan, serta masyarakat sekitar.

Dari hasil pemeriksaan awal, Angga menyebut kebakaran itu diduga dipicu korsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp300 juta.

“Dugaannya korsleting listrik ya, untuk kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta,” kata dia

Leave a Reply