Sambut HUT RI, 45 Penyelam Gelar Upacara Bawah Air di Umbul Ponggok Klaten

Sambut HUT RI, 45 Penyelam Gelar Upacara Bawah Air di Umbul Ponggok Klaten
Suasana upacara dan pembentangan bendera merah-putih di Umbul Ponggok, Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (9/8/2026). (Daerah/Taufiq Sidik Prakoso)

Nusatime.com, KLATEN — Rupa-rupa kemeriahan digelar untuk menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) digelar di Umbul Ponggok, Desa Pongok, Kecamatan Polanharjo, Klaten, Minggu (9/8/2026).

Sebanyak 45 penyelam dari berbagai organisasi serta perguruan tinggi di Klaten, Jogja, serta Solo menggelar upacara bendera. Bukan upacara biasa, mereka menggelar upacara di bawah permukaan air.

Para penyelam satu per satu masuk ke kolam sumber air alami yang terkenal dengan panorama indah di bawah air. Mereka membentuk formasi selayaknya upacara di daratan di dalam kolam berkedalaman 2,5 meter hingga 3 meter tersebut.

Selain peralatan selam yang lengkap, para penyelam mengenakan baju ecoprint karya salah satu perajin asal Kecamatan Pedan, Kamala Art. Upacara dipimpin dan diikuti pengurus lembaga di Ponggok serta aparatur desa. Mengenakan pakaian adat dengan balutan baju ecoprint, mereka mengikuti upacara di pinggir kolam.

Rangkaian upacara digelar selayaknya upacara bendera pada umumnya. Menjelang dikibarkan, pemimpin upacara menyerahkan bendera merah putih kepada para penyelam. Ketiga penyelam pengibar bendera bergegas menuju ke tengah. Mereka menjaga keseimbangan agar posisi menyelam tidak terlalu ke dasar maupun ke permukaan.

Upacara bendera pun dimulai. Peserta upacara di daratan maupun di bawah air kompak memberikan hormat. Lagu Indonesia Raya menggema.

Pengunjung yang saat itu berada di tepian kolam langsung menghentikan aktivitas mereka untuk mengambil video serta mengangkat tangan kanan mereka memberikan hormat. Sejenak suasana umbul hening dan hanya terdengar lagu kebangsaan tersebut.

Dari dalam air, bendera merah-putih perlahan muncul ke permukaan. Seiring lagu Indonesia Raya selesai, bendera berkibar di puncak tiang. Selepas upacara, rangkaian kegiatan masih berlanjut.

Kali ini, puluhan penyelam berkumpul ke tengah dan membentangkan bendera raksasa berukuran 20 meter x 18 meter. Bendera kemudian diarak oleh para penyelam mengelilingi kolam umbul.

Tantangan Penyelam

Selain upacara serta pembentangan bendera, acara siang itu dimeriahkan dengan fashion show. Tak hanya itu, ada lomba tangkap bebek yang diikuti para pengunjung.

Direktur Bumdes Tirta Mandiri Desa Ponggok, Klaten, Nor Wasilah, mengatakan upacara di dalam air menjadi agenda rutin yang digelar di Umbul Ponggok saban menjelang HUT Kemerdekaan Indonesia. 

“Tujuannya agar semua masyarakat Indonesia dan mancanegara bisa mengetahui bahwa upacara tidak hanya di darat, tetapi juga bisa dilakukan di dalam air,” kata Nor.

Tahun ini, upacara digelar dengan lebih berwarna mengenakan baju ecoprint yang dibikin dari bahan alami. Hal itu sekaligus menunjukkan kekayaan alam dan potensi ekonomi kreatif di Klaten. “Harapan kami ke depan Indonesia semakin jaya mencapai Indonesia Emas,” ungkap Nor.

Salah satu penyelam, Tere, 20, mengungkapkan tantangan untuk mengikuti upacara tersebut yakni mengatur posisi tubuh agar tetap stabil ketika menyelam. “Tentu ini memberikan pengalaman baru bagi saya bisa mengibarkan bendera dari dalam air,” kata penyelam asal Klaten tersebut.

Hal senada disampaikan penyelam lainya, Beni, 32. Selain mengatur keseimbangan, Beni mengungkapkan tantangan lainnya yakni kerja sama tim. Salah satunya ketika pengibaran bendera. Ada peserta upacara yang khusus memberikan kode ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan agar pengibaran bendera bisa berjalan lancar.

Salah satu pengunjung, Anisa, 22, mengaku terkesan dengan rangkaian upacara tersebut bersamaan kunjungan pertamanya ke Umbul Ponggok. Warga Klaten itu menjadi salah satu pengunjung yang spontan ikut memberikan hormat ketika bendera merah-putih dikibarkan.

“Benar-benar wow banget. Mereka benar-benar effort buat upacara di bawah air dan membentangkan bendera,” kata Anisa.

Leave a Reply