Nusatime.com, WONOGIRI — Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan Parasamya Karya Kencana Tingkat Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan setelah Kabupaten Wonogiri ditetapkan sebagai Terbaik I Kategori Umum.
Penghargaan tersebut diterima Bupati Setyo Sukarno dalam acara yang diselenggarakan di Semarang, Selasa (22/9/2026).
Capaian tersebut menjadi apresiasi atas pengelolaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Wonogiri.
Kabupaten Wonogiri menempati posisi Terbaik I Kategori Umum, disusul Kabupaten Wonosobo sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Banjarnegara sebagai Terbaik III.
Sementara pada Kategori Prioritas, Kabupaten Semarang ditetapkan sebagai Terbaik I, Kabupaten Jepara sebagai Terbaik II, dan Kabupaten Boyolali sebagai Terbaik III.
Bagi Bupati Setyo, penghargaan yang diterima tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja bersama jajaran Pemkab Wonogiri dalam menjalankan program Bangga Kencana.
Sejumlah inovasi yang dikembangkan Pemkab Wonogiri turut mendukung pelaksanaan program tersebut, salah satunya Smart Respon. Inovasi Smart Respon mengintegrasikan data sosial kependudukan dengan data Pasangan Usia Subur (PUS).
Data tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi sasaran program secara lebih terperinci, termasuk berdasarkan nama, alamat, hingga koordinat lokasi. Dengan dukungan data tersebut, intervensi program KB maupun program sosial dapat diarahkan kepada sasaran yang lebih tepat.
Selain Smart Respon, Wonogiri juga mengembangkan strategi “Mendewasakan Kader” sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader di lapangan. Kader memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan KB dan pembangunan keluarga hingga tingkat masyarakat.
Penghargaan Parasamya Karya Kencana ini sekaligus menambah catatan capaian Wonogiri dalam pengelolaan program Bangga Kencana.
“Penghargaan ini kami harapkan menjadi motivasi untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan program pembangunan keluarga dan KB dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Setyo yang dikutip dari siaran pers.
Keberhasilan Wonogiri meraih Terbaik I juga menunjukkan bahwa pengelolaan program tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah daerah, tetapi membutuhkan sinergi antara perangkat daerah, kader, tenaga lapangan, serta masyarakat.
Di sisi lain, capaian ini menjadi dorongan bagi jajaran Pemkab Wonogiri untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program Bangga Kencana pada tahun-tahun mendatang.

Leave a Reply