Sepekan Berlalu, Pelaku Kematian Pria Terborgol di SPPG Kendal Belum Terungkap

Sepekan Berlalu, Pelaku Kematian Pria Terborgol di SPPG Kendal Belum Terungkap
Ilustrasi jasad korban pembunuhan (JIBI/Daerah/Dok.)

Nusatime.com, SEMARANG — DNA, 29, warga Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), ditemukan meninggal dunia dalam kondisi kedua tangan terborgol di bangunan rumah yang dikontrakkan menjadi dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kendal, Selasa (6/10/2026).

Sepekan setelah penemuan jenazah tersebut, polisi masih menyelidiki kasus itu. Identitas pelaku belum diketahui.

Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, mengatakan Satuan Reserse masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kematian DNA. Namun, ia tidak menjelaskan apakah penyidik menghadapi kendala dalam mengungkap kasus tersebut.

“Penyidik masih bekerja. Sementara kita masih berupaya maksimal,” kata AKBP Ratna kepada Espos, Selasa (13/10/2026).

Berdasarkan hasil autopsi, DNA meninggal dunia akibat luka kekerasan benda tumpul di bagian belakang kepala. Sejumlah saksi, mulai dari warga sekitar hingga pemilik bangunan yang mengontrakkan rumah tersebut untuk SPPG, telah diperiksa.

“Sudah 10 orang [saksi diperiksa],” ucapnya.

Penyidik juga masih mendalami motif di balik kematian korban, termasuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan pria tersebut ditemukan dalam kondisi kedua tangan terborgol.

“Untuk motif masih kita dalami,” pungkasnya.

Kronologi Penemuan Jenazah di Bangunan SPPG Kendal

Ratna menjelaskan, DNA ditemukan dalam kondisi kedua tangan terborgol di jendela bangunan rumah berlantai dua yang dikontrakkan menjadi SPPG pada Selasa (6/10/2026), sekitar pukul 05.15 WIB.

Penemuan tersebut bermula ketika seorang saksi setempat mencium bau busuk di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) selama dua hari. Saksi itu kemudian mengajak dua rekannya dan warga lainnya untuk memeriksa kondisi di dalam bangunan kosong tersebut.

Mereka terkejut saat mendapati jenazah dengan kedua tangan terborgol.

“Lokasi SPPG tidak operasional, dalam proses pembangunan, tapi tidak berlanjut,” imbuhnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan, mengatakan terdapat bercak darah di sekitar jenazah. Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada polisi.

“Ada bercak darah di sekitar mayat. Kemudian warga melaporkan penemuan tersebut ke pihak kepolisian,” imbuh Deni.

Hingga Selasa (13/10/2026), polisi masih mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi untuk mengungkap penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.

Sebelumnya, warga Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, digegerkan dengan penemuan jenazah laki-laki tanpa identitas dalam kondisi kedua tangan terborgol pada Selasa (6/10/2026). Jenazah ditemukan di bangunan rumah berlantai dua yang dikontrakkan menjadi dapur SPPG, tetapi belum beroperasi.

Leave a Reply