Nusatime.com, SLEMAN—Prestasi di bidang olahraga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan disiplin, kepercayaan diri, sekaligus kemampuan berkompetisi secara sehat. Hal tersebut ditunjukkan oleh Jorell Galen Lasaroeddin, siswa SMPII Al Abidin Yogyakarta, yang berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pelajar Kabupaten Sleman cabang olahraga pencak silat.
Jorell meraih medali emas pada kategori seni tangan kosong tingkat SMP. Kejuaraan tersebut berlangsung pada 29 September hingga 2 Oktober 2026 di GOR BPMP Sleman dan diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Sleman.
Dalam pertandingan, Jorell menunjukkan kemampuan teknik, ketangkasan, serta penguasaan gerakan yang baik. Penampilannya yang solid berhasil mendapatkan apresiasi dari para juri dan mengantarkannya menjadi peraih medali emas.
Kepala SMPII Al Abidin Yogyakarta, Nauratun Nazhifah, M.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas pencapaian yang diraih Jorell. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, kedisiplinan, serta kemauan siswa untuk terus mengembangkan kemampuannya.
“Kami sangat bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih Ananda Jorell. Capaian ini menunjukkan bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berkembang dapat menghasilkan prestasi. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Jorell untuk terus meningkatkan kemampuannya dan menginspirasi siswa lainnya untuk berani berprestasi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,” ujar Nauratun, Kamis (8/10/2026).
Memberikan Ruang bagi Siswa untuk Mengembangkan Potensi
SMPII Al Abidin Yogyakarta terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Hal ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam membentuk siswa yang memiliki kemampuan, karakter, dan daya saing.
Dalam mendukung proses pendidikan tersebut, SMPII Al Abidin Yogyakarta memiliki tiga program unggulan, yaitu Cambridge Program, Tahfidz Program, dan Information and Communication Technology (ICT) Program.
Ketiganya dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang seimbang, dengan mengembangkan kemampuan akademik dan penguasaan bahasa serta wawasan global melalui Cambridge Program, penguatan nilai-nilai keislaman melalui Tahfidz Program, serta keterampilan teknologi dan digital melalui ICT Program.
Prestasi Jorell di Kejurkab Pelajar Kabupaten Sleman menjadi salah satu contoh bahwa pengembangan potensi siswa dapat berlangsung di berbagai bidang.
Sekolah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berproses, berani mengikuti kompetisi, dan mengembangkan keunggulan yang dimiliki. (NA)

Leave a Reply