SPMB SMP Solo 2026: Pendaftar Melebihi Kuota, Ratusan Kursi Masih Kosong

SPMB SMP Solo 2026: Pendaftar Melebihi Kuota, Ratusan Kursi Masih Kosong
Suasana SMPN 21 Solo di Jl. RE. Martadinata, Sewu, Kec. Jebres, Kota Solo, Minggu (5/7/2026). (Daerah/Dhima Wahyu Sejati)

Nusatime.com, SOLO — Jumlah pendaftar SMP negeri di Kota Solo pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 tercatat melampaui daya tampung. Namun, ratusan kursi justru masih kosong karena mayoritas calon murid memilih sekolah-sekolah yang dianggap favorit.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan ketimpangan sebaran pendaftar menjadi penyebab sejumlah SMP negeri belum memenuhi kuota meski total pendaftar lebih banyak dibandingkan daya tampung yang tersedia.

Disdik mencatat daya tampung SMP negeri di Solo mencapai 6.377 kursi. Sementara itu, jumlah pendaftar mencapai 6.797 calon murid, baik dari dalam maupun luar Kota Solo.

Meski demikian, hingga proses seleksi berjalan, baru 6.065 calon murid yang diterima sesuai pilihan sekolahnya. Artinya, masih terdapat lebih dari 300 kursi yang belum terisi.

“Pendaftarnya ini melebihi dari kuota. Tapi posisinya, pilihannya itu tidak menyebar,” terang Dwi saat dihubungi Espos, Minggu (5/7/2026).

Pendaftar Menumpuk di Sekolah Favorit

Dwi menjelaskan banyak calon murid memusatkan pilihan pada sekolah-sekolah yang dianggap favorit. Akibat persaingan yang sangat ketat, sebagian pendaftar gagal diterima, sementara sekolah lain justru masih kekurangan peserta didik.

Menurutnya, terdapat lima SMP negeri yang hingga kini belum memenuhi daya tampung, yakni SMPN 20, SMPN 21, SMPN 26, SMPN 12, dan SMPN 14 Solo.

Ia menyayangkan masih banyaknya kursi kosong di sekolah-sekolah tersebut, padahal sebagian di antaranya memiliki gedung dan fasilitas yang relatif baru.

“Padahal [gedung] sekolahnya apik, sekolah anyar [baru]. Tapi daya tampung dengan yang diterima di situ masih sangat jauh [selisihnya]. Begitu juga di SMPN 21, 26, 12, dan 14,” bebernya.

Meski demikian, Disdik Solo memastikan layanan pendidikan tetap akan dimaksimalkan melalui jalur afirmasi, prestasi, domisili, dan mutasi untuk mengisi kursi yang masih tersedia.

Berdasarkan data Rekapitulasi SPMB Online Tahun Ajaran 2026/2027 jalur domisili dan mutasi yang diakses Espos melalui spmb.surakarta.go.id pada Minggu (5/7/2026), lima SMP negeri dengan jumlah pendaftar paling sedikit adalah:

  • SMPN 21 Surakarta: 56 pendaftar
  • SMPN 13 Surakarta: 78 pendaftar
  • SMPN 14 Surakarta: 84 pendaftar
  • SMPN 11 Surakarta: 89 pendaftar
  • SMPN 20 Surakarta: 91 pendaftar

Leave a Reply