Nusatime.com, KLATEN – Sebanyak 11 bus mudik gratis diberangkatkan untuk menjemput ratusan perantau asal Klaten yang berada di wilayah Jabodetabek. Rencananya, bus mudik gratis tersebut tiba di Klaten pada Selasa (17/3/2026).
Belasan bus itu diberangkatkan dari Terminal Ir Soekarno Klaten menuju ke Jakarta, Sabtu (14/3/2026) sore. Masing-masing bus berkapasitas sekitar 50 orang.
Setiap bus yang diberangkatkan terdapat petugas Dishub yang mendampingi. Bus diberangkatkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama sejumlah pejabat Pemkab serta Dishub, kepolisian dan TNI.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menjelaskan 10 bus yang diberangkatkan disediakan Pemkab Klaten. Selain itu ada satu bus dukungan dari swasta yakni PT Tirta Investama.
Sebelumnya, jelas Hamenang, Pemkab berkolaborasi dengan stakeholders terkait sudah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya pengecekan kondisi armada serta awak bus.
Selain kesehatan secara fisik, pengecekan juga dilakukan untuk memastikan seluruh pengemudi maupun kru bus bebas dari penyalahgunaan Narkoba. “Alhamdulillah untuk driver dan kru sehat semua,” kata Hamenang saat ditemui Espos seusai pemberangkatan.
Selain 11 bus, ada tambahan lima bus dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dengan demikian, total ada 16 bus yang dioperasikan untuk menjemput para perantau pulang kampung ke Klaten pada momen libur Lebaran tahun ini.
Terkait jumlah perantau yang dijemput, Hamenang menjelaskan sekitar 550 orang dari 11 bus yang disiapkan Pemkab. Sebelumnya, pendaftaran peserta mudik gratis sudah dilakukan Dishub yang berkolaborasi dengan paguyuban warga Klaten di perantauan.
Hamenang menjelaskan bus diberangkatkan untuk menjemput para perantau di titik pemberangkatan program mudik gratis di TMII Jakarta. “Sampai di Klaten sekitar tanggal 17 Maret,” ungkap Hamenang.
Hamenang berencana menyambut langsung para perantau peserta program mudik gratis setibanya di Klaten yang dipusatkan di Terminal Ir Soekarno Klaten. “Kami akan menyambut di sini [Terminal Ir Soekarno] karena ada soto. Nanti kami ajak nyoto bareng setibanya di Klaten,” kata Hamenang.
Sebelumnya, Kepala Dishub Klaten Supriyono peserta mudik gratis yakni warga berdomisili di Klaten yang bekerja di sektor informal di Jabodetabek. Antusias peserta sangat tinggi untuk mengikuti program tersebut. Baru beberapa hari dibuka, jumlah pendaftar sudah penuh.

Leave a Reply