Nusatime.com, UNGARAN — Arus balik Lebaran di wilayah Kabupaten Semarang mulai menunjukkan peningkatan signifikan pada Senin (23/3/2026) petang. Lonjakan kendaraan terpantau di ruas Tol Semarang–Solo hingga jalur arteri, terutama dari arah Solo menuju Kota Semarang.
Kepadatan terlihat di sejumlah titik, khususnya di akses keluar-masuk rest area serta persimpangan jalur utama. Arus kendaraan didominasi pemudik yang kembali ke kota asal setelah merayakan Idulfitri.
Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, turun langsung memantau situasi di Rest Area 456 B. Ia mengatakan peningkatan arus kendaraan sudah mulai terasa sejak siang hari.
“Arus dari Solo ke Semarang meningkat cukup signifikan. Sebaliknya, dari Semarang ke Solo juga masih ramai. Sementara di jalur arteri dalam kota, kepadatan dipicu masyarakat yang masih berwisata,” ujarnya.
Untuk mengurai kepadatan, sejumlah personel gabungan diterjunkan ke lokasi. Selain anggota Polres Semarang, pengamanan juga melibatkan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang serta personel Brimob Polda Jawa Tengah yang berjaga di sekitar rest area.
Kapolres menjelaskan pihaknya juga menerapkan rekayasa lalu lintas di jalur arteri tanpa sistem contra flow guna meminimalkan perpotongan kendaraan yang berpotensi menimbulkan antrean panjang.
“Di jalur arteri memang tidak diberlakukan contra flow. Meski ada antrean, arus kendaraan masih bergerak. Tim urai kami juga berkoordinasi dengan Polres Salatiga untuk mengurai kepadatan,” tambahnya.
Sementara itu, kepadatan di jalur tol juga dipicu banyaknya kendaraan yang hendak beristirahat di Rest Area 456 B. Kapasitas rest area yang terbatas membuat petugas memberlakukan sistem kanalisasi.
Kendaraan yang tidak dalam kondisi darurat diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menuju Rest Area 445 B yang memiliki kapasitas lebih luas.
“Jika tidak terlalu mendesak, kami arahkan ke Rest Area 445 B untuk mengurangi penumpukan di pintu masuk 456 B,” jelas Ratna.
Terkait kemungkinan penerapan sistem satu arah (one way), pihak kepolisian masih berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah dengan menyesuaikan kondisi arus lalu lintas di lapangan.

Leave a Reply