Nusatime.com, SOLO — Pengunjung dan wisatawan mengamati berbagai koleksi keris yang diperdagangkan dalam bursa keris di kompleks Balai Kota Solo, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Pameran Keris Nusantara Nyawiji Tosan Aji yang menghadirkan puluhan perajin, kolektor, dan pedagang dari berbagai daerah di Indonesia.
Beragam keris dengan bentuk, dapur, pamor, dan usia yang berbeda ditawarkan kepada pengunjung. Harga setiap keris bervariasi, mulai jutaan hingga puluhan juta rupiah, bergantung pada jenis, ukuran, nilai artistik, dan kondisi koleksi.
Selain menjadi ajang transaksi, bursa keris juga menjadi ruang bagi kolektor dan pecinta tosan aji untuk bertukar informasi mengenai sejarah, filosofi, serta karakteristik setiap bilah keris. Aktivitas tersebut menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya Nusantara.
Kehadiran bursa keris melengkapi rangkaian Pameran Keris Nusantara Nyawiji Tosan Aji yang tidak hanya menampilkan koleksi untuk diapresiasi, tetapi juga membuka peluang transaksi antara penjual dan pembeli dari berbagai daerah.
Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berharap keris tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu mendukung pelestarian tosan aji sekaligus memperkuat ekosistem para perajin, kolektor, dan pelaku usaha.

Leave a Reply