Nusatime.com, WONOGIRI — Ruas Jalan Lingkar Kota atau JLK Wonogiri sempat lumpuh setelah material tebing yang longsor menutup badan jalan di sisi barat Mapolres Wonogiri pada Kamis (5/3/2026) malam. Selain tanah, longsoran juga membawa batu berukuran besar serta menumbangkan pohon di tebing sekitar jalan.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri menyebutkan longsor terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Material longsor berupa empat batu besar dan satu pohon sonokeling tumbang hingga menutup sebagian ruas Jalan Lingkar Kota (JLK).
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menjelaskan dua batu masing-masing memiliki ukuran sekitar 3 meter x 3 meter. Sementara dua batu lainnya berukuran sekitar 2 meter x 2 meter.
“Selain batu besar, satu pohon sonokeling juga tumbang dan menutup jalan. Material longsoran juga menimpa jaringan listrik tiga fase serta jaringan Internet di lokasi,” kata Fuad melalui keterangan tertulis yang diterima Espos.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di kawasan JLK terpaksa dialihkan. Petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan menutup sementara jalur di dua lokasi, yakni Pertigaan Polres dan Pertigaan Krisak, guna menghindari risiko bagi pengguna jalan.
Meski sempat mengganggu akses transportasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan langsung bergerak melakukan penanganan di lokasi. Personel BPBD bersama warga setempat memotong pohon yang tumbang agar tidak menghalangi proses evakuasi material longsor.
Sementara itu, pembersihan batu dan material longsoran dilakukan menggunakan alat berat yang dikerahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Wonogiri.
Hingga Kamis malam, proses pembersihan masih berlangsung agar ruas Jalan Lingkar Kota tersebut dapat kembali dilalui kendaraan. BPBD mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di jalur perbukitan, terutama ketika hujan masih sering turun yang berpotensi memicu longsor susulan.
Leave a Reply