Gunung Gandul Wonogiri Terbakar 2 Kali, 4 Hektare Lahan Ludes

Gunung Gandul Wonogiri Terbakar 2 Kali, 4 Hektare Lahan Ludes
Personel BPBD Wonogiri bersama Tim Gabungan saat berupaya memadamkan api yang melahap Gunung Gandul, Jumat (21/8/2026). (Istimewa/BPBD Wonogiri)

Nusatime.com, WONOGIRI – Musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Wonogiri. Hutan seluas empat hektare di kawasan Gunung Taliwangsul atau yang dikenal sebagai Blok Gunung Gandul Petak 13E RPH Cubluk, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, terbakar dua kali dalam kurun waktu sehari, Jumat (21/8/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Kepada Espos, dia menyampaikan kobaran api pertama kali terdeteksi warga sekitar pukul 13.00 WIB.

Kepulan asap tebal terlihat membumbung dari area perbukitan Gerdu RT 003/RW 005, Giripurwo, Wonogiri. Warga yang melihat asap tersebut kemudian melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.

“Setelah menerima laporan tersebut, BPBD bersama tim gabungan yang terdiri dari Damkar, TNI, Polri, Perhutani, SAR, PMI, relawan, dan langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat guna memadamkan api,” kata Fuad, Sabtu (22/8/2026).

Proses pemadaman berlangsung penuh tantangan karena topografi Gunung Gandul yang terjal dan curam. Armada pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau seluruh titik api di area perbukitan sehingga petugas harus melakukan pemadaman secara manual.

Petugas menggunakan gepyok atau alat pemukul api berbahan kayu dan bambu serta pemadam punggung atau sprayer tank untuk menjinakkan kobaran api.

“Setelah berjibaku selama lebih dari empat jam di bawah cuaca panas terik, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah pada pukul 17.25 WIB,” tambahnya.

Fuad menjelaskan terbatasnya pasokan air di medan yang sulit membuat proses pendinginan belum berjalan maksimal. Sekitar satu setengah jam kemudian, tepatnya pukul 18.30 WIB, laporan kembali diterima petugas bahwa api muncul di lokasi yang sama dan berpotensi merembet ke area hutan di sekitarnya.

Personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi sekitar pukul 18.45 WIB. Setibanya di lokasi, petugas mendapati kobaran api kembali membesar akibat tertiup angin malam. Api membakar seresah serta daun-daun kering yang tersisa di kawasan tersebut.

Kobaran api melahap vegetasi dan tumpukan daun kering di lahan seluas sekitar empat hektare.

“Tim gabungan melancarkan aksi pemadaman gelombang kedua. Api berhasil dilokalisasi dan dipadamkan total pada pukul 20.00 WIB sebelum meluas lebih jauh. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman dari potensi bara tersembunyi, personel ditarik kembali ke markas masing-masing dengan status tetap bersiaga,” jelasnya.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber awal api.

Sementara itu, Kapolsek Wonogiri Kota, Iptu Pradana Dwi Atmaja, mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Dia mengimbau masyarakat Wonogiri tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan dan wilayah yang banyak terdapat daun maupun ranting kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah atau meninggalkan sumber api sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan yang banyak terdapat daun dan ranting kering. Kalau melihat asap atau titik api di sekitar hutan, segera informasikan kepada petugas agar bisa cepat ditangani dan tidak sampai meluas,” kata Pradana.

Leave a Reply