Nusatime.com, MAKKAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih melakukan pencarian terhadap jemaah haji Indonesia bernama Muhammad Firdaus Ahlan yang dilaporkan hilang di Makkah sejak Jumat (15/5/2026).
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan Muhammad Firdaus Ahlan merupakan anggota Rombongan 1 KBIH Imam Bonjol dan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) JKG 27.
“Kami atas nama Kementerian Haji dan Umrah beserta seluruh PPIH menyampaikan keprihatinan mendalam kepada istri dan keluarga serta seluruh anggota rombongan,” ujar Ichsan di Makkah, Rabu (20/5/2026).
Menurut dia, laporan kehilangan diterima melalui kanal Kawal Haji pada Sabtu (16/5/2026). Berdasarkan hasil penelusuran, Firdaus diketahui keluar hotel seorang diri pada Jumat pagi sebelum pelaksanaan salat Jumat.
Dari rekaman CCTV hotel, jemaah tersebut terlihat meninggalkan hotel sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi dengan mengenakan kaus putih dan sarung hitam.
“Yang bersangkutan keluar dari hotel sendirian tanpa membawa pengenal apa pun kecuali gelang haji,” kata Ichsan.
Ia menjelaskan kondisi hotel saat itu relatif sepi karena sebagian besar jemaah telah bersiap menuju Masjidilharam untuk melaksanakan salat Jumat.
PPIH Kerahkan Tim Pencarian dan Koordinasi dengan Polisi Arab Saudi
Sejak menerima laporan kehilangan, PPIH langsung membentuk sejumlah tim pencarian. Tim pertama ditugaskan menyisir hotel-hotel sekitar, area Masjidilharam, hingga lokasi yang kemungkinan dilalui jemaah.
Sementara itu, tim lainnya melakukan penyisiran di sejumlah ruas jalan di Kota Makkah. PPIH juga mengerahkan petugas perlindungan jemaah atau linjam untuk membantu proses pencarian.
“Kami juga melakukan pencarian sampai ke rumah sakit-rumah sakit di Makkah maupun di luar Kota Makkah,” ujar Ichsan.
Selain itu, PPIH telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian Arab Saudi dan membuat laporan resmi terkait hilangnya jemaah tersebut.
Ichsan menambahkan pemerintah juga memberikan pendampingan kepada istri Muhammad Firdaus Ahlan yang turut mendampingi pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
PPIH mengimbau jemaah Indonesia di Arab Saudi untuk segera melapor apabila melihat atau memperoleh informasi terkait keberadaan Muhammad Firdaus Ahlan.
“Kami juga mengimbau agar jemaah tidak bepergian sendirian dan saling menjaga satu sama lain,” katanya.
PPIH juga meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, termasuk foto maupun narasi spekulatif yang dapat menimbulkan keresahan keluarga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut mendoakan agar Bapak Muhammad Firdaus Ahlan segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Ichsan.
Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah sejak 15 Mei 2026, PPIH Kerahkan Tim Pencarian“.

Leave a Reply