Nusatime.com, SOLO – Pemerintah disarankan untuk memasang pengaman di jembatan Jurug, untuk mengantisipasi warga melakukan percobaan bunuh diri. Wali Kota Solo Respati Ardi akan menindaklanjuti masukan itu dengan berkoordinasi dengan Bupati Karanganyar Rober Christanto.
Anggota SAR Perum Jasa Tirta (PJT) Jurug, Rivaldo Ardi Pratama alias Nando, memberikan masukan kepada pemerintah agar memasang kawat atau pembatas dengan ketinggian minimal dua meter pada jembatan sebagai antisipasi digunakan untuk lokasi bunuh diri oleh warga.
Ada tiga jembatan di kawasan tersebut, yakni jembatan paling lama atau jembatan di utara, jembatan tengah atau jembatan paling baru untuk arus kendaraan barat ke timur, serta jembatan paling selatan untuk arus kendaraan dari arah timur ke barat.
“Yang mengkhawatirkan jembatan lama, jarang orang tahu, terakhir di situ ada empat orang namun semuanya terselamatkan. Untuk akses ke sana rumit, ditutup apalagi jembatan sudah rusak, saya keblegong jembatan saat evakuasi,” kata dia kepada Espos, Sabtu (16/5/2026).
Menurut dia, jembatan dengan tiang merah atau jembatan yang paling baru digunakan satu orang untuk percobaan bunuh diri. Dan sisanya melakukan percobaan bunuh diri di jembatan arus lalu lintas dari timur ke barat. Total ada delapan percobaan bunuh diri sejak awal Mei 2026 sampai 16 Mei 2026.
Terpisah, Wali Kota Solo mengatakan jembatan Jurug masuk wilayah perbatasan atau lintas daerah. Pemkot Solo akan berkoordinasi dengan Pemkab Karanganyar untuk memberikan solusi.
“Ini jembatan lintas kabupaten. Kami akan segera selesaikan untuk pengawasan di sana. Kami akan berkoordinasi dengan Bupati Karanganyar di sana agar supaya tidak terjadi hal serupa,” kata dia kepada wartawan di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.
Dia mengatakan Pemkot Solo memiliki Posyandu Plus di setiap RW. Ada psikolog yang bertugas untuk melayani warga mengenai kesehatan mental secara gratis. Layanan kesehatan mental salah satunya mencegah warga bunuh diri.
“Saya mengajak untuk warga Solo, kami ada program Posyandu Plus di mana psikolog klinis ini tempat untuk bisa menghindari masalah kesehatan mental, kecenderungan bunuh diri, dan melukai diri. Mari datangi di Posyandu-Posyandu terdekat dan silakan bisa bertemu dengan psikolog-psikolog yang ada di Posyandu Plus,” ungkap dia.

Leave a Reply