Kakek 80 Tahun Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar di Bendosari Sukoharjo

Kakek 80 Tahun Ditemukan Meninggal dengan Luka Bakar di Bendosari Sukoharjo
Proses evakuasi jasad pria lansia dengan luka bakar di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Jumat (24/7/2026) malam.

Nusatime.com, SUKOHARJO — Seorang pria lanjut usia (lansia) bernama Paimin Minto Wiyono, 80, warga Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, ditemukan meninggal dunia di lahan pertanian yang terbakar pada Jumat (24/7/2026) petang. Korban diduga terjebak kobaran api saat membakar rerumputan kering.

Informasi yang dihimpun Espos, Paimin keluar rumah pada siang hari untuk mencari pakan ternak. Namun, hingga sore hari ia tak kunjung pulang sehingga membuat keluarga khawatir.

Anggota keluarga kemudian melakukan penyisiran di area lahan pertanian untuk mencari keberadaan korban.

Menjelang petang, Paimin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bakar pada bagian kaki dan tangan di lahan pertanian miliknya. Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga yang kemudian melaporkannya kepada perangkat desa dan Polsek Bendosari.

Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama tenaga medis tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan di jasad,” kata Kapolsek Bendosari, AKP Widodo, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Sementara itu, Kepala Desa Mertan, Parno, membenarkan korban merupakan warganya. Menurut dia, lokasi ditemukannya korban merupakan lahan pertanian milik Paimin.

“Itu lahan milik korban. Yang jelas, korban memang warga Desa Mertan. Usianya sudah tua, mungkin 80 tahun,” ujar dia.

Dugaan sementara, korban terjebak kobaran api saat membakar rerumputan kering di lahan tersebut. Meski demikian, penyebab pasti peristiwa itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Leave a Reply