Liburan Sekolah, Puluhan Anak TK-SMP Boyolali Belajar Bikin Ecoprint & Lukis Tas

Liburan Sekolah, Puluhan Anak TK-SMP Boyolali Belajar Bikin Ecoprint & Lukis Tas
Anak-anak belajar membuat batik teknik ecoprint hingga melukis tas kanvas di Roemah Kreatif Yusi di Mojolegi, Teras, Boyolali, Jumat (3/7/2026). (Daerah/Ni’matul Faizah)

Nusatime.com, BOYOLALI — Puluhan anak mulai dari TK, SD, dan SMP di Boyolali bersama orang tua masing-masing mengisi liburan sekolah dengan belajar cara membuat ecoprint hingga melukis tas kanvas. Kegiatan dilaksanakan di Roemah Kreatif Yusi di Mojolegi, Teras, Boyolali, Jumat (3/7/2026).

Suara pukulan kayu berbenturan dengan tas kanvas dengan alas keramik terdengar saat Espos datang berkunjung. Sebagian peserta melaksanakan aktivitas membuat batik ecoprint dengan media tas kanvas.

Cara pembuatannya cukup sederhana, yaitu anak-anak memasukkan daun-daun di sekitar Rumah Kreatif Yusi ke dalam tas. Kemudian, mereka memukul daun tersebut dari luar menggunakan palu yang terbuat dari kayu. Bentuk daun lama kelamaan muncul di permukaan tas kanvas.

Sementara itu, siswa lain belajar membuat batik dan melukis di tas kanvas. Peserta awalnya mengeblat gambar ke permukaan tas kanvas dengan plastik karbon. Selanjutnya, mereka mewarnai tas kanvas dan menuliskan nama mereka di permukaannya.

Salah seorang peserta asal Banyudono, Boyolali, Arsyila Putri Kautsari, 7, mengaku senang diajak orang tuanya bermain di Rumah Kreatif Yusi. Ia mengaku baru kali pertama melukis di atas tas kanvas dan membuat ecoprint.

“Tadi kegiatannya gampang, melukis di atas tas bersama ibu. Kemudian, membuat batik ecoprint dengan cara memukul-mukul. Capai sih, tapi senang karena bisa bermain bersama orang-orang,” siswi kelas II SD tersebut kepada Espos, Jumat.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa asal Mojosongo, Michele, mengatakan sengaja mengajak anaknya, Marion, untuk berlatih dan belajar kemampuan di luar akademis saat libur sekolah.

Ia ingin libur sekolah sang anak tidak hanya diisi dengan kegiatan di luar bermain gawai. Sehingga, hal tersebut dapat mengasah kemampuan anaknya baik softskill di bidang seni ataupun bersosialisasi bersama teman-temannya.

Melatih Kreativitas

Selama liburan, ia juga melihat sang anak jenuh. Sehingga, ia mencari aktivitas yang seru untuk anaknya. Lalu, terdapat aktivitas belajar membatik, ecoprint, dan melukis tas kanvas. Kegiatan membayar Rp30.000 per anak, akan tetapi mendapatkan tas yang dilukis, ecoprint, hingga peralatan melukis.

“Tadi anak saya baru kali pertama berlatih membuat ecoprint, ternyata dia senang tahu kalau daun bisa tercetak gitu di kain tas. Anak saya juga ikut melukis di tas, ternyata seru dan ini tentu memberikan edukasi ke anak seperti melatih kesabaran, kreativitas, dan sebagainya. Anak juga bisa mengeksplor kemampuannya di bidang seni,” kata dia.

Sementara itu, pemilik Roemah Kreatif Yusi, Yusi Aristyani Lestari Ningrum, mengatakan kegiatan ia selenggarakan sebagai acara mengisi libur sekolah siswa agar mereka tidak hanya bermain gawai.

Kegiatan seperti membuat batik ecoprint hingga melukis tas kanvas, menurut dia, dapat mengalihkan aktivitas anak yang terlalu sering bermain gawai.

“Selama liburan kan aktivitas fisiknya kurang, kebanyakan hanya main handphone dan itu menjadi salah satu keresahan orang tua dan sulit menghentikan anaknya bermain gawai. Jadi, saya berinisiatif membuat kegiatan seni dan fisik untuk memukul seperti membuat ecoprint,” kata dia.

Ia mengatakan teknik pembuatan ecoprint dilakukan dengan dua macam. Pertama metode ecoprint punding dengan cara dipukul dan steaming dengan cara dikukus.

Lalu, untuk melukis digunakan tas kanvas yang nantinya bisa dipakai anak-anak. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi kenangan indah di masa kanak-kanan sekaligus mengasah kemampuan mereka.

“Kegiatan ini juga bisa menjadi art therapy karena ada anak yang ADHD atau autis, mereka membutuhkan sarana untuk melakukan suatu aktivitas yang fokus dengan kegiatan fisik, salah satunya ecoprint pounding untuk mengasah motorik kasar agar fokus ke satu kegiatan,” kata dia. 

Leave a Reply