Nusatime.com, SEMARANG—Munajat Sholawat di gedung CBT Fakultas Kedokteran Kampus 2 Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menutup rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 pada Jumat (25/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi ribuan mahasiswa baru untuk berdoa dan memohon keberkahan sebelum memulai proses perkuliahan.
Rektor Unwahas, Prof. Dr. Ir. H. Helmy Purwanto, S.T., M.T., IPM, mengatakan tahun ini Kampus Aswaja tersebut menerima sebanyak 3.179 mahasiswa baru yang tersebar di sembilan fakultas dan 21 program studi.
Rangkaian kegiatan PKKMB Unwahas 2026 telah dimulai sejak Sabtu (19/9/2026) yang diawali dengan pengukuhan mahasiswa baru dalam rapat terbuka senat. Selanjutnya mereka mendapatkan pembekalan keaswajaan, bela negara, sistem pendidikan tinggi, visi dan misi Unwahas hingga pengenalan lingkungan kampus.
“PKKMB [Unwahas] kita tutup dengan Munajat Sholawat. Penutupan ini kita berdoa, bersyukur, dan tentunya memohon maaf apabila ada ada tentunya ada kesalahan-kesalahan. Dengan munajat selawat kita meluruskan niat dan hati untuk memantapkan mencari ilmu agar diberkahi oleh Allah,” ucap Prof. Helmy kepada Espos, Jumat.
Prof. Helmy menjelaskan jurusan S1 manajemen masih menjadi favorit mahasiswa baru. Selain itu, pendidikan agama Islam juga menjadi salah satu program studi dengan jumlah mahasiswa yang cukup banyak termasuk pada jenjang S2.
Di tengah perkembangan digitalisasi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Prof. Helmy berpesan kepada mahasiswa agar tetap menjaga integritas menggunakan teknologi tersebut. Menurut dia, AI memang bisa membantu mahasiswa menyelesaikan tugas perkuliahan, tetapi harus digunakan secara bijaksana.
“Kita ajarkan juga penggunaan AI, tetapi juga harus ada batasan-batasan dalam penggunaan artificial intelligence sehingga karakter yang diutamakan bagaimana hubungan antara mahasiswa dengan dosen dan hubungan antara mahasiswa dengan orang tua,” pesan Prof. Helmy.
Sama seperti tahun sebelumnya, Unwahas masih memberikan perhatian kepada mahasiswa berprestasi melalui program beasiswa. Beasiswa diberikan bagi mahasiswa Unwahas yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.
Prof. Helmy menyebut atlet berprestasi menjadi salah satu penerima fasilitas tersebut. Beberapa di antaranya merupakan atlet panjat tebing dan pencak silat yang memiliki prestasi hingga tingkat internasional.
“Di samping itu prestasi seni seperti juara MTQ, juara menyanyi juga kita berikan apresiasi dengan diberikan beasiswa,” tandasnya.
Unwahas berharap rangkaian PKKMB yang telah berlangsung sukses dapat menjadi bekal bagi 3.179 mahasiswa baru untuk menjalani proses perkuliahan sekaligus membangun karakter dan integritas selama menempuh pendidikan di kampus.

Leave a Reply