Nusatime.com, SEMARANG — Arus mudik ke Jawa Tengah masih terpantau ramai padat meski sebelumnya puncak arus diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026). Kondisi ini membuat rekayasa lalu lintas one way lokal di Tol Semarang–Solo masih diberlakukan hingga Kamis (19/3/2026).
Skema one way diterapkan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung Semarang hingga KM 460 Salatiga guna mengurai kepadatan kendaraan.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto, mengatakan arus lalu lintas di tol Trans Jawa masih padat dengan volume kendaraan cukup tinggi. “One way lokal masih berlangsung karena volume arus di Kalikangkung atau Banyumanik rata-rata sekitar 4.000 kendaraan per jam,” ujarnya.
Ia juga menyebut arus mudik belum sepenuhnya landai dan masih berpotensi mengalami peningkatan. “Arus masih ramai padat, rata-rata sekitar 3.500 kendaraan per jam,” jelasnya.
Polda Jateng mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, serta memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima.
Sementara itu, PT Trans Marga Jateng (TMJ) mencatat lonjakan volume lalu lintas signifikan di Gerbang Tol Banyumanik selama periode 11–18 Maret 2026.
Rinciannya, sebanyak 303.145 kendaraan melintas menuju arah Solo, meningkat 70,7% dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan menuju arah Jakarta tercatat 140.177 kendaraan, naik 10,2%.
Direktur Utama PT TMJ, Prajudi, mengatakan peningkatan tersebut sejalan dengan penerapan rekayasa lalu lintas one way lokal. “Kami mendukung penerapan one way lokal guna menjaga kelancaran perjalanan pemudik,” ujarnya.
Ia memastikan seluruh layanan operasional tetap berjalan optimal dengan dukungan petugas di lapangan serta koordinasi intensif dengan kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya.
Dengan kondisi arus yang masih padat, pemudik diimbau tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Leave a Reply