Nusatime.com, KLATEN — KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mencatat tren positif pengguna transportasi publik commuter line pada semester I 2026. Stasiun Klaten berada pada urutan keempat stasiun dengan volume pengguna KRL tertinggi.
Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan total volume pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur maupun Prameks Jogja-Kutoarjo selama semester I 2026 tercatat sebanyak 5.299.566 orang. Jumlah itu naik 6,82 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 4.961.139 orang.
Untuk pengguna KRL Yogyakarta-Palur, KAI Commuter mencatat 4.714.539 penumpang pada semester I 2026. Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 4.413.690 penumpang.
Volume pengguna dari Stasiun Klaten tercatat berada pada urutan keempat tertinggi dari 13 stasiun yang melayani KRL Yogyakarta-Palur. Jumlah pengguna KRL selama semester I 2026 dari Stasiun Klaten sebanyak 352.130 penumpang.
Terkait masa libur sekolah, ada kenaikan pengguna sekitar 19,04 persen dengan rata-rata 2.500 penumpang per hari dari hari biasa 2.100 penumpang per hari.
“Di masa libur sekolah dari tanggal 20 Juni hingga 15 Juli, KAI Commuter menambah empat perjalanan untuk commuter line Yogyakarta-Palur. Sehingga yang biasanya kami layani 27 KRL per hari, sekarang kami layani dengan 31 KRL,” ungkap Karina saat ditemui wartawan di Stasiun Klaten, Jumat (3/7/2026).
Jadwal perjalanan commuter line di Stasiun Klaten terakhir pukul 21.28 WIB untuk tujuan Stasiun Yogyakarta dan pukul 23.10 WIB untuk tujuan Stasiun Palur. Selain itu, ada penambahan personel di beberapa stasiun yang volumenya cukup tinggi. Penambahan itu dilakukan karena ada potensi peningkatan volume penumpang cukup signifikan selama periode liburan.
Terkait peningkatan jumlah penumpang signifikan di Stasiun Klaten, Karina menjelaskan salah satunya lantaran faktor pendukung dengan keberadaan area komerasial di sekitar stasiun. Ada sentra-sentra kuliner baru di sekitar stasiun.
“Jadi banyak masyarakat yang liburan ke wilayah Jogja kemudian ke Klaten untuk nyobain kuliner di Klaten,” kata Karina.
Selain itu, pariwisata Kabupaten Klaten yang terus berkembang turut mendongkrak peningkatan volume pengguna. Salah satu daya tarik wisata di Klaten yakni wisata air.
“Jadi ternyata banyak hidden gem di Klaten. Makanya, kami sangat berharap terus berkolaborasi termasuk dengan pemerintah daerah sehingga Klaten ini tumbuh menjadi daerah tujuan wisata,” jelas Karina.
Salah satu pengguna KRL, Nurul, 30, memilih menggunakan KRL untuk mobilisasi lantaran lebih nyaman. Selain itu, waktu tempuh lebih cepat dibandingkan moda transportasi lainnya.
“Kalau KRL itu pertam nyaman karena ada AC. Terus kalau perjalanannya lebih efisien,” jelas warga Kecamatan Klaten Tengah tersebut.
Nurul juga mengungkapkan jadwal perjalanan KRL juga pasti. Selain itu, harga tiket relatif terjangkau. “Kalau tarifnya menurut saya masih murah. Kalau KRL sekarang Rp8.000. Ya mudah-mudahan jangan naik lah tarifnya,” jelas Nurul.

Leave a Reply